AbstrakJerawat atau acne vulgaris merupakan masalah kulit yang umum dialami oleh remaja dan dewasa muda, terutama akibat lonjakan hormon selama masa pubertas. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga dapat memengaruhi psikologis penderitanya karena menimbulkan rasa malu, rendah diri, serta menurunkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan penanganan jerawat pada remaja. Pengabdian dilaksanakan pada Minggu, 28 September 2025 di Sekolah Asrama Ar-Raihan, Bandar Lampung. Total peserta berjumlah 21 orang, terdiri atas 4 laki-laki dan 17 perempuan. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi edukatif, pengisian kuesioner pre-test dan post-test melalui Google Form, serta evaluasi menggunakan Focus Group Discussion (FGD). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 9,23 poin dari pre-test ke post-test, menandakan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai jerawat dan penanganannya. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Program ini terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai perawatan kulit berjerawat serta pentingnya penerapan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan kulit. Kata kunci: jerawat; remaja; edukasi kesehatan; pengabdian masyarakat; acne vulgaris. Abstract Acne, or acne vulgaris, is a common skin problem experienced by adolescents and young adults, mainly caused by hormonal fluctuations during puberty. This condition affects not only the physical aspect but also the psychological well-being of individuals, as it may lead to feelings of embarrassment, low self-esteem, and a decreased quality of life. Community service activities were carried out to improve understanding and treatment of acne in adolescents. The service took place on Sunday, September 28th 2025, at Ar-Raihan Boarding School, Lampung. A total of 21 participants took part in the activity, consisting of 4 males and 17 females. The methods used included educational presentations, pre-test and post-test questionnaires via Google Form, and evaluation through Focus Group Discussion (FGD). The results showed an average score increase of 9.23 points from the pre-test to the post-test, indicating improved participant understanding of acne and its management. Overall, the program ran smoothly and received positive feedback from participants. This activity proved to be effective and relevant in enhancing adolescents’ knowledge about acne care and promoting healthy lifestyle practices to maintain skin health. Keywords: acne; adolescents; health education; community service; acne vulgaris
Copyrights © 2026