Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Bahasa Jerman pada materi Freizeitaktivitäten (kegiatan waktu luang) di kelas X SMA serta menganalisis kemampuan komunikasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 20 peserta didik kelas X semester ganjil. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan pada keterampilan berbicara (Sprechen) dan menulis (Schreiben), meskipun sebagian besar telah mempelajari Bahasa Jerman selama dua tahun. Pembelajaran yang cenderung berpusat pada buku paket menyebabkan kurangnya variasi media serta minimnya kesempatan bagi peserta didik untuk berlatih berkomunikasi secara aktif. Penerapan pembelajaran yang lebih komunikatif dengan dukungan media video dan aktivitas interaktif mampu meningkatkan penguasaan kosakata, pemahaman struktur kalimat sederhana (seperti konjugasi kata kerja dan penggunaan gern), serta keberanian peserta didik dalam melakukan percakapan sederhana. Dengan demikian, pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan berpusat pada peserta didik efektif dalam mendukung peningkatan keterampilan komunikasi dasar Bahasa Jerman, khususnya dalam penggunaan ungkapan sederhana terkait kegiatan waktu luang secara lisan dan tulisan
Copyrights © 2026