Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi teknologi pembelajaran digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks anekdot. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa kelas VIII yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis dan angket keterlibatan belajar. Analisis menggunakan SPSS menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (t = 4,87; p < 0,05) dengan effect size sebesar 0,85 (kategori besar). Hasil SEM menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan belajar (β = 0,62) dan berpikir kritis (β = 0,58), serta keterlibatan belajar memediasi hubungan tersebut (β = 0,55). Disimpulkan bahwa integrasi teknologi pembelajaran efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026