Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan motivasi kerja guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei. Sampel penelitian terdiri dari 30 guru di sekolah dasar, yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur dua variabel, yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru dengan koefisien korelasi r = 0,712 dan nilai p < 0,001. Selain itu, uji t menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja guru dengan nilai t = 8,92 dan p < 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat meningkatkan motivasi kerja guru, dan pengintegrasian gaya kepemimpinan transaksional dapat memperkuat dampak positif tersebut. Kepala sekolah perlu mengadaptasi pendekatan kepemimpinan yang fleksibel untuk meningkatkan kinerja guru secara optimal.
Copyrights © 2025