Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas pemberian afirmasi positif dalam mengurangi perasaan insecure pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini melibatkan empat remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan penurunan signifikan pada skor perasaan insecure dari 31 menjadi 23 setelah perlakuan (p = 0,005). Temuan ini mendukung penggunaan afirmasi positif sebagai strategi intervensi psikologis yang efektif dalam mengurangi perasaan insecure pada remaja.
Copyrights © 2025