Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman orangtua dalam menerapkan diet bebas gluten pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). ADHD merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kesulitan dalam memusatkan perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas, yang dapat mengganggu proses belajar dan hubungan sosial anak. Diet bebas gluten menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang mulai banyak digunakan untuk membantu mengurangi gejala ADHD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, melibatkan satu orangtua sebagai partisipan yang memiliki anak dengan ADHD dan sedang menjalani diet gluten-free. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menjalani diet bebas gluten, anak mengalami peningkatan dalam konsentrasi, pengendalian diri, serta regulasi emosi.
Copyrights © 2025