Berdasarkan prinsip-prinsip kesopanan linguistik Geoffrey Leech, studi ini meneliti bagaimana Anies Baswedan menggunakan teknik kesopanan moderat dalam wacananya di acara bincang-bincang Desak Anies di Surabaya. Temuan analisis menunjukkan bahwa pembicara menggunakan sejumlah prinsip kesopanan, termasuk persetujuan, kemurahan hati, kebijaksanaan, pujian, simpati, dan kedermawanan. Mengungkapkan pikiran dan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, melindungi dan mengakomodasi, memberi ruang kepada orang lain untuk berpartisipasi, mengendalikan emosi, menemukan jalan tengah, bersikap bijaksana, dan menjaga proporsi adalah beberapa teknik kesopanan moderat yang digunakan. Penggunaan teknik-teknik ini mendorong pertemuan yang adil, partisipatif, dan tidak dominan sambil menjaga keseimbangan dalam hubungan sosial antara pembicara dan lawan bicara. Selain itu, komunikasi disampaikan dengan cara yang berfokus pada solusi, memotivasi, dan menarik, yang secara emosional melibatkan audiens. Hasil ini menunjukkan bagaimana teknik kesopanan moderat dan prinsip-prinsip kesopanan Leech bekerja bersama untuk mendukung komunikasi publik yang efektif dalam konteks politik, menjaga reputasi baik pembicara, dan membina hubungan yang sehat dengan audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel dan sumber data dilakukan secara purposive menggunakan teknik snowball (gabungan), dan analisis data dilakukan secara induktif.
Copyrights © 2025