Neuropati kompresi pada terowongan karpal atau Carpal Tunnel Syndrome (CTS) unilateral merupakan kondisi akibat penekanan nervus medianus pada satu sisi pergelangan tangan yang ditandai nyeri, parestesia, baal, serta penurunan kekuatan genggam yang berdampak pada kapasitas fungsional harian. Pendekatan konservatif direkomendasikan pada derajat ringan hingga sedang, namun efektivitas kombinasi fisioterapi dan wrist orthosis dibandingkan terapi tunggal masih memerlukan penguatan bukti klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penambahan wrist orthosis pada program fisioterapi terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fungsi tangan pada pasien CTS unilateral. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest–posttest control group design pada 60 responden yang dibagi menjadi kelompok kontrol (n=30) dan kelompok intervensi (n=30). Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS), sedangkan fungsi tangan dievaluasi melalui Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ). Analisis statistik dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan taraf signifikansi p<0,05 serta perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil menunjukkan kedua kelompok mengalami perbaikan bermakna (p<0,001), namun kelompok intervensi menunjukkan penurunan nyeri lebih besar (Δ=3,65 vs 1,90) serta peningkatan fungsi lebih tinggi (Δ=1,45 vs 0,65) dengan effect size kategori besar (d>0,8). Penambahan wrist orthosis terbukti memberikan manfaat klinis lebih optimal pada CTS unilateral.
Copyrights © 2025