p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SEHAT
Ellysa Okky Gusma
STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN WRIST ORTHOSIS DALAM PROGRAM FISIOTERAPI TERHADAP NYERI DAN FUNGSI TANGAN PADA PASIEN CARPAL TUNNEL SYNDROME BILATERAL: STUDI KUASI EKSPERIMENTAL Ellysa Okky Gusma; Gatot Sunarto; Gian Lisuari Adityasiwi; Nathan Agwin Khenda; Nicolas Adi Perdana Susanto
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 2 No. 4 (2025): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/nkmt3a21

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan neuropati perifer yang sering menyebabkan nyeri dan keterbatasan fungsi tangan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Fisioterapi merupakan terapi konservatif yang umum digunakan, namun efektivitas kombinasi fisioterapi dan wrist orthosis masih memerlukan penguatan bukti klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan wrist orthosis dalam program fisioterapi terhadap nyeri dan fungsi tangan pada pasien CTS bilateral. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest two-group design. Sebanyak 60 pasien CTS bilateral dibagi menjadi kelompok kontrol (fisioterapi standar) dan kelompok intervensi (fisioterapi dan wrist orthosis). Intervensi dilakukan selama 4 minggu. Nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan fungsi tangan dinilai menggunakan kuesioner fungsi tangan. Analisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan penurunan nyeri dan peningkatan fungsi tangan yang signifikan pada kedua kelompok (p<0,001), dengan perbaikan lebih besar pada kelompok intervensi. Disimpulkan bahwa penambahan wrist orthosis dalam program fisioterapi efektif meningkatkan outcome klinis pada pasien CTS bilateral dan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari manajemen konservatif.
PENGARUH WRIST ORTHOSIS DAN EDUKASI POSISI KERJA TERHADAP KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEKERJA SEPATU Ellysa Okky Gusma; Gatot Sunarto; Gian Lisuari Adityasiwi; Nathan Agwin Khenda; Hana Kristina
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 2 No. 4 (2025): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/44zg3r33

Abstract

Neuropati kompresi pada terowongan karpal atau Carpal Tunnel Syndrome (CTS) unilateral merupakan kondisi akibat penekanan nervus medianus pada satu sisi pergelangan tangan yang ditandai nyeri, parestesia, baal, serta penurunan kekuatan genggam yang berdampak pada kapasitas fungsional harian. Pendekatan konservatif direkomendasikan pada derajat ringan hingga sedang, namun efektivitas kombinasi fisioterapi dan wrist orthosis dibandingkan terapi tunggal masih memerlukan penguatan bukti klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penambahan wrist orthosis pada program fisioterapi terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fungsi tangan pada pasien CTS unilateral. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest–posttest control group design pada 60 responden yang dibagi menjadi kelompok kontrol (n=30) dan kelompok intervensi (n=30). Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS), sedangkan fungsi tangan dievaluasi melalui Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ). Analisis statistik dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan taraf signifikansi p<0,05 serta perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil menunjukkan kedua kelompok mengalami perbaikan bermakna (p<0,001), namun kelompok intervensi menunjukkan penurunan nyeri lebih besar (Δ=3,65 vs 1,90) serta peningkatan fungsi lebih tinggi (Δ=1,45 vs 0,65) dengan effect size kategori besar (d>0,8). Penambahan wrist orthosis terbukti memberikan manfaat klinis lebih optimal pada CTS unilateral.