Pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kelangsungan usaha pedagang kecil di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat resiliensi pedagang pasca pandemi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 100 responden dipilih dengan metode pengambilan sampel acak. Pengukuran yang digunakan adalah skala resiliensi yang dikembangkan oleh Prince-Embury (2016), mencakup tiga aspek: sense of mastery, sense of relatedness, dan emotional reactivity. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas pedagang berada pada kategori resiliensi sedang (43%) dan tinggi (26%). Temuan ini mencerminkan kapasitas adaptif yang cukup kuat dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial pascapandemi. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan psikososial dan strategi pemberdayaan komunitas dalam memperkuat ketahanan psikologis kelompok rentan secara ekonomi.
Copyrights © 2026