Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan kembali konsep sekularisasi Nurcholish Majid. Penelitian pustaka ini melibatkan pendekatan hermeneutika filosofis dengan metode analisis kritis pada teks politik, agama dan negara karya Nurcholish Majid beserta interpretasi terhadap konsep sekularisasi tersebut. Dengan mengkaji sumber-sumber literatur yang diperoleh, konsep sekularisasi Nurcholish Majid menunjukkan berbagai interpretasi seperti jalan tengah, pembeda dan pembebas. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu konsep sekularisasi Nurcholish Majid teridentifikasi mengandung paradoksal yang menunjukkan koeksistensi sekuler dan teokrasi; di mana hasil ini merupakan jalan keluar dari perdebatan posisi Caknur dalam relasi agama dan negara atau antara teokrasi dan sekuler. Maka argumen utama penelitian ini sebagai bentuk re-intepretasi adalah mengungkap bagaimana dualisme dalam konsep sekularisasi Nurcholish Majid.
Copyrights © 2025