Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, produktivitas tanaman kelapa sawit sering terganggu oleh serangan hama, salah satunya adalah Oryctes rhinoceros yang dikenal sebagai kumbang tanduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip bioetik dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) pengendalian hama Oryctes rhinoceros pada perkebunan kelapa sawit di PT. Socfin Indonesia Kebun Bangun Bandar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan wawancara terhadap pekerja di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP pengendalian hama telah dilaksanakan dengan baik melalui penggunaan alat pelindung diri serta prosedur penyemprotan yang terstruktur. Penerapan tersebut mencerminkan prinsip bioetik terutama dalam aspek keselamatan kerja dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Namun demikian, pemahaman pekerja terhadap konsep bioetik masih terbatas karena sebagian besar pekerja hanya memahami SOP sebagai aturan kerja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi dan pelatihan terkait bioetik agar penerapan SOP dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026