Kampus-kampus yang memiliki jurusan pertanian dan peternakan memiliki karakteristik kegiatan yang unik, yang mencakup kegiatan akademik di ruang kelas, laboratorium, serta praktik lapangan di lahan pertanian dan peternakan. Kondisi ini menuntut adanya sistem sirkulasi pejalan kaki yang aman, efisien, dan terintegrasi dengan tata letak kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi yang ada dan menganalisis pola sirkulasi pejalan kaki di kampus-kampus yang berfokus pada pertanian dan peternakan melalui studi kasus Universitas Polbangtan Magelang-Yogyakarta, Universitas Tidar, dan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi lapangan, pemetaan sirkulasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkulasi pejalan kaki di ketiga kampus tersebut cenderung mengikuti pola linier dan jaringan yang berkembang sesuai dengan zonasi fungsional. Namun, masih ditemukan beberapa masalah seperti campur aduknya jalur pejalan kaki dengan kendaraan, fasilitas pejalan kaki yang terbatas, serta kurangnya unsur kenyamanan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan pengembangan sistem sirkulasi pejalan kaki yang lebih ramah, aman, dan berkelanjutan di kampus-kampus pertanian dan peternakan.
Copyrights © 2026