Risdayanti (2026) meneliti layanan bimbingan konseling pribadi dan sosial bagi lansia di Desa Curio, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Lansia di wilayah tersebut menghadapi berbagai permasalahan seperti kesepian, penurunan peran sosial, kecemasan, serta kesulitan beradaptasi terhadap perubahan fisik dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan konseling yang terstruktur dan sesuai kebutuhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lansia sebelum dan sesudah layanan, serta mendeskripsikan pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 7 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kondisi pribadi dan sosial lansia dari 76 (pretest) menjadi 94 (posttest). Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah layanan. Selain itu, nilai korelasi sebesar 0,710 mengindikasikan hubungan yang kuat antara kedua kondisi. Dengan demikian, layanan bimbingan konseling pribadi dan sosial terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi lansia berbasis komunitas, khususnya di wilayah perdesaan.
Copyrights © 2026