Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman gambas (Luffa acutangula L.) yang diberikan perlakuan berbeda dengan variasi komposisi pupuk kandang kambing dan Photosynthetic Bacteria (PSB). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dengan dosis pupuk kandang kambing (0, 15, 30, dan 45 ton/ha) dan konsentrasi Photosynthetic Bacteria (PSB) (0, 50, 75, dan 100 ml/liter), yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu = jumlah buah per plot dan berat buah per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang kambing dan Photosynthetic Bacteria (PSB) memiliki pengaruh nyata terhadap parameter yang diamati yaitu jumlah buah dan berat buah. Dosis pupuk kandang kambing terbaik terdapat pada 30 ton/ha (6 kg/plot), sedangkan konsentrasi Photosynthetic Bacteria (PSB) terbaik pada 75 ml/liter. Interaksi kedua perlakuan menunjukkan hasil paling optimal pada kombinasi 6 kg/plot pupuk kandang kambing dan 75 ml/liter PSB, dengan jumlah buah tertinggi mencapai 45 buah per plot dan berat buah mencapai 12 kg per plot. Kombinasi tersebut dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara serta aktivitas mikroorganisme tanah, sehingga mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman gambas secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati secara terpadu berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026