Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di kalangan remaja dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental. Perilaku ini tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis seperti kecemasan, rendah diri, depresi, hingga gangguan emosional lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap kesehatan mental remaja serta mengkajinya dalam perspektif teori belajar humanistik. Pendekatan humanistik menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan psikologis, penghargaan diri, serta aktualisasi diri dalam perkembangan individu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying dapat menghambat perkembangan potensi diri remaja karena merusak konsep diri dan mengganggu proses aktualisasi diri. Dalam perspektif humanistik, lingkungan yang tidak aman dan tidak suportif akan menghambat pertumbuhan psikologis individu. Oleh karena itu, diperlukan peran lingkungan pendidikan dan sosial yang mendukung, empatik, dan menghargai individu untuk membantu memulihkan serta menjaga kesehatan mental remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan bullying serta penguatan pendekatan humanistik dalam dunia pendidikan.
Copyrights © 2026