Kenaikan harga pupuk kimia anorganik menjadi permasalahan utama yang dihadapi petani padi di Desa Tanah Periuk, Kabupaten Paser, khususnya kelompok tani yang masih bergantung pada input eksternal pertanian. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan menurunnya pendapatan petani. Selain itu, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan berkontribusi terhadap degradasi kualitas tanah dan menurunnya keberlanjutan sistem pertanian. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang murah, ramah lingkungan, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani Desa Tanah Periuk melalui pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair Photosynthetic Bacterial (POC PSB). Tujuan kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian petani dalam memproduksi pupuk hayati berbasis sumber daya lokal. Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 25 orang anggota kelompok tani, yang mayoritas merupakan petani padi dengan pengalaman bertani lebih dari lima tahun. Kegiatan meliputi penyuluhan, praktik langsung pembuatan POC PSB, serta pendampingan selama proses inkubasi. Bahan yang digunakan berasal dari sumber lokal, seperti telur, MSG, dan air kolam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti dan mempraktikkan pembuatan POC PSB secara mandiri. Larutan mengalami perubahan warna menjadi merah bata dalam waktu 14 hari sebagai indikator keberhasilan aktivasi bakteri fotosintetik. Dari sisi petani, kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang pupuk hayati, menumbuhkan sikap positif terhadap pengurangan penggunaan pupuk kimia, serta mendorong minat petani untuk mengaplikasikan POC PSB pada lahan padi. Diskusi dan keterlibatan aktif peserta menunjukkan meningkatnya kepercayaan diri petani dalam mengadopsi teknologi sederhana. Disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan POC PSB tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga efektif meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok tani dalam penerapan pertanian ramah lingkungan.
Copyrights © 2026