Desa Darunu berada dalam wilayah administratif Kabupaten Minahasa Utara yaitu di Kecamatan Wori dan memiliki potensi wisata alam dengan keberadaan Mangrove. Mengingat lokasi desa berada di pesisir yang berpotensi mengalami bencana tsunami akibat gempa bumi, maka perencanaan jalur evakuasi bencana tsunami serta peningkatan tata sosial masyarakat sadar bencana menjadi urgensi kegiatan ini. Untuk menerapkan sistem jalur evakuasi bencana sehingga desa ini memiliki sistem kesiapsiagaan bencana yang dapat menjadikannya sebagai destinasi wisata yang maju dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam proses perencanaan jalur evakuasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Community Education Method dan Participatory Method yang merupakan pendekatan yang melibatkan masyarakat sambil menghargai kearifan lokal, meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil kegiatan, serta mendorong kemandirian dan keberlanjutan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk sosialisasi dan edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perencanaan jalur evakuasi dan dilakukan kurang lebih selama 7 bulan. Dalam kegiatan ini, tim bekerja sama dengan BPBD sebagai pendamping ahli dan mitra sebagai pelaku utama dengan hasil akhir pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya level pemahaman tentang kebencanaan oleh masyarakat serta tersedianya peta jalur evakuasi berupa beserta prosedurnya yang sudah terpasang pada titik yang diperlukan sesuai dengan komunikasi aktif dengan masyarakat dan perangkat desa.
Copyrights © 2026