Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan strategi komputasi mental pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian bilangan bulat, diberikan dalam bentuk tes tertulis dan wawancara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui tes tertulis dan wawancara. Subjek dipilih dengan teknik purposive sampling berjumlah 3 siswa terdiri dari kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang dilaksanakan di MTsN 1 Banda Aceh kelas 7(11). Analisis data pada penelitian melalui model Miles dan Huberman yang terdiri atas proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan mengungkapkan bahwa untuk menemukan strategi baru, perlu adanya pemahaman terhadap kepekaan angka dan pola bilangan, sehingga saat menyelesaikan soal akan ada cara alternatif yang dapat dilakukan. Subjek dengan kemampuan tinggi dapat melakukan penyelesaian soal dengan strategi komputasi mental, sedangkan subjek kemampuan sedang cenderung menggunakan cara algoritma bersusun, akan tetapi subjek yang kemampuan rendah justru mampu menggunakan ide baru dari komputasi mental namun belum konsisten dalam menerapkannya.
Copyrights © 2026