Zulkifli Zulkifli
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effects Of Youtube Tutorial On Mental Computation Competency Of Pre-Service Teachers Zulkifli Zulkifli; Yuhasriati Yuhasriati; Nida Jarmita; Zaid Zainal; Jasmaniah Jasmaniah; Samsul Bahri
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 23, No 1 (2022): Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v23i1.4000

Abstract

AbstractThis study aims at investigating the effect of youtube tutorial on mental computation flexibility among pre-service teachers. Mental computation might be vied as a relatively new term among students and teachers. Therefore, to introduce it to them need various methods and approaches. This study provided extra online material posted in youtube as a learning resource for pre-service primary teachers. The method used in this study was the pre-experimental research with the type of one-group pretest-posttest design. The population of this study was Indonesian pre-service teachers and the sample was chosen by technique of purposive sampling. The sample was from four universities in Indonesian, three public universities and one private university. The data were collected and analyzed both quantitatively and qualitatively. The quantitative approaches used this study were wilcoxon test and  N-gain value. The result of the study showed that youtube tutorials have a significance impact on the improvement pre-service teachers’ competency of mental computation. 
Effects Of Youtube Tutorial On Mental Computation Competency Of Pre-Service Teachers Zulkifli Zulkifli; Yuhasriati Yuhasriati; Nida Jarmita; Zaid Zainal; Jasmaniah Jasmaniah; Samsul Bahri
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v23i1.4000

Abstract

AbstractThis study aims at investigating the effect of youtube tutorial on mental computation flexibility among pre-service teachers. Mental computation might be vied as a relatively new term among students and teachers. Therefore, to introduce it to them need various methods and approaches. This study provided extra online material posted in youtube as a learning resource for pre-service primary teachers. The method used in this study was the pre-experimental research with the type of one-group pretest-posttest design. The population of this study was Indonesian pre-service teachers and the sample was chosen by technique of purposive sampling. The sample was from four universities in Indonesian, three public universities and one private university. The data were collected and analyzed both quantitatively and qualitatively. The quantitative approaches used this study were wilcoxon test and  N-gain value. The result of the study showed that youtube tutorials have a significance impact on the improvement pre-service teachers’ competency of mental computation. 
Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Pada Siswa MTS Melalui Discovery Learning Mulyani, Sri; Syamsudin, Nuralam; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Kompetensi Vol 1, No 1 (2024): Kompetensi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jk.v1i1.23271

Abstract

Kemampuan representasi siswa masih tergolong rendah, sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu mempengaruhi kemampuan representasi matematis siswa, yaitu model pembelajaran Discovery Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-11 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 37 orang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Studi. Instrumen yang digunakan untuk proses pengumpulan data adalah hasil tes kemampuan representasi matematis siswa, lembar observasi kemampuan guru mengajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan persentase dan deskripsi skor rata-rata sehingga diperoleh informasi tentang tes kemampuan representasi matematis siswa, kemampuan guru mengajar, aktivitas siswa, dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Discovery Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Hal ini dikarenakan, (1) hasil tes kemampuan representasi matematis siswa tinggi, 2) kemampuan guru mengajar berada pada kategori baik atau sangat baik, (3) aktivitas siswa aktif, dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran positif.
Eksplorasi Strategi Komputasi Mental Siswa Kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Amelia, Erika; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan strategi komputasi mental pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian bilangan bulat, diberikan dalam bentuk tes tertulis dan wawancara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui tes tertulis dan wawancara. Subjek dipilih dengan teknik purposive sampling berjumlah 3 siswa terdiri dari kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang dilaksanakan di MTsN 1 Banda Aceh kelas 7(11). Analisis data pada penelitian melalui model Miles dan Huberman yang terdiri atas proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan mengungkapkan bahwa untuk menemukan strategi baru, perlu adanya pemahaman terhadap kepekaan angka dan pola bilangan, sehingga saat menyelesaikan soal akan ada cara alternatif yang dapat dilakukan. Subjek dengan kemampuan tinggi dapat melakukan penyelesaian soal dengan strategi komputasi mental, sedangkan subjek kemampuan sedang cenderung menggunakan cara algoritma bersusun, akan tetapi subjek yang kemampuan rendah justru mampu menggunakan ide baru dari komputasi mental namun belum konsisten dalam menerapkannya.