Terdapat beberapa alternatif transportasi umum yang tersedia untuk para pelaku perjalanan rute Pekanbaru – Medan yaitu bus, travel, dan pesawat terbang. Studi ini mengidentifikasi moda alternatif yang cenderung digunakan dalam setiap standar pelayanan atau kriteria. Selanjutnya menjadi langkah awal dalam meningkatkan standar pelayanan dan moda transportasi umum. Kriteria yang menjadi pertimbangan yaitu tarif, waktu tempuh, kemudahan, keamanan, dan kenyamanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination Et Choix Traduisant La Realite (ELECTRE). Analisis menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) menunjukkan hasil kriteria kenyamanan merupakan standar pelayanan utama dalam memilih moda transportasi dengan bobot sebesar 0,2954. Alternatif moda yang diprioritaskan di masing – masing kriteria, yaitu (a) tarif (bus; 0,570); (b) waktu tempuh (pesawat terbang; 0,721); (c) kemudahan (pesawat terbang; 0,421); (d) keamanan (pesawat terbang; 0,549); dan (e) kenyamanan (pesawat terbang; 0,562). Sementara itu, tingkatan alternatif moda secara global dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination Et Choix Traduisant La Realite (ELECTRE) menunjukkan hasil yang sama. Dengan metode AHP pemilihan moda didapatkan, yaitu pesawat terbang (49,7%), bus (30%), dan travel (20,3%). Begitu pula dengan metode ELECTRE pemilihan moda didapatkan, yaitu pesawat terbang (51,7%), bus (33,1%), dan travel (15,2%).
Copyrights © 2023