Sektor properti dan konstruksi memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pembangunan infrastruktur dan ekspansi investasi. Kinerja keuangan perusahaan yang beroperasi di sektor ini oleh karena itu merupakan faktor penting yang menentukan kemampuan mereka dalam mempertahankan profitabilitas dan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap profitabilitas perusahaan sektor properti dan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2017–2019. Kinerja keuangan diukur menggunakan tiga rasio keuangan, yaitu Current Ratio (CR), Total Asset Turnover (TATO), dan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di IDX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Assets, yang menunjukkan bahwa kondisi likuiditas tidak secara langsung menentukan profitabilitas pada sektor properti dan konstruksi. Sebaliknya, Total Asset Turnover memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa efisiensi pemanfaatan aset memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Sementara itu, Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa tingkat leverage yang lebih tinggi dapat menurunkan laba perusahaan akibat meningkatnya kewajiban keuangan. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa Current Ratio, Total Asset Turnover, dan Debt to Equity Ratio secara bersama-sama mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan aset yang efektif dan struktur modal yang optimal dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan di sektor properti dan konstruksi.
Copyrights © 2026