Kenakalan remaja, khususnya tawuran antar pelajar, menjadi masalah sosial yangsemakin mengkhawatirkan di Brebes, dengan dampak negatif bagi individu danlingkungan. Kesadaran siswa yang rendah dan keterbatasan media edukasi yang menarikmenjadi faktor penyebab minimnya upaya pencegahan. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara mendalam denganguru bimbingan konseling dan siswa di beberapa SMA di Brebes. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman terbatas tentang dampak tawuran.Komik digital dirancang dengan gaya visual menarik dan narasi relevan, mengemaselemen edukatif dalam cerita yang komunikatif dan sarat pesan moral. Diskusimenunjukkan bahwa komik digital dapat menjembatani kebutuhan edukasi denganpendekatan visual yang disukai remaja, memperkuat pemahaman tentang bahayatawuran, dan mendorong perubahan sikap. Dengan distribusi yang tepat melalui platformdigital, media ini berpotensi sebagai alat intervensi preventif di lingkungan pendidikan.Kata kunci: siswa sma brebes , tawuran, komik digital
Copyrights © 2026