Kuliner Betawi merupakan bagian dari identitas budaya Jakarta yang kinimengalami penurunan eksistensi akibat modernisasi, minimnya dokumentasi, sertakurangnya media informasi yang relevan bagi generasi muda. Permasalahan inimenimbulkan kekhawatiran akan hilangnya warisan kuliner tradisional di tengahdominasi makanan modern. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mediainformasi berbentuk zine sebagai panduan wisata kuliner khas Betawi yang menarikdan komunikatif bagi generasi muda usia 22–26 tahun. Metode yang digunakanadalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studipustaka, serta analisis menggunakan matriks perbandingan untuk merumuskanstrategi komunikasi yang sesuai. Hasil perancangan menunjukkan bahwa zinemampu menyampaikan informasi kuliner secara emosional melalui narasi personal,ilustrasi ekspresif, serta informasi historis dan rekomendasi tempat makan. Media initerbukti efektif menjembatani generasi muda dengan budaya lokal melaluipendekatan visual dan gaya komunikasi yang akrab. Kesimpulannya, zine memilikipotensi besar sebagai alat edukasi dan pelestarian kuliner tradisional. Manfaat dariperancangan ini adalah menciptakan media alternatif yang mampu meningkatkankesadaran dan minat generasi muda terhadap makanan khas Betawi agar tetaplestari dan relevan di masa kini.Kata kunci: kuliner Betawi, pelestarian kuliner tradisional, generasi muda, zine
Copyrights © 2026