Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026

Pendampingan dan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM dalam Implementasi QRIS di Kelurahan Matabubu, Kota Kendari

Rizal Adi Saputra (Program Studi Teknik Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Mursalim Mursalim (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Weka Gusmiarty Abdullah (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Edi Syah Mihrad (Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Putu Aribawa (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
La Ode Santiaji Bande (Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Kehutanan, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Marni Mulyani (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Rizkah Nurhasanah (Program Studi Penyuluh Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)
Dandi Cahyadi (Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2026

Abstract

Rendahnya literasi pembayaran digital dan keterbatasan akses terhadap layanan perbankan menyebabkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Matabubu masih bergantung pada transaksi tunai dan belum optimal memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kondisi ini mendorong perlunya kegiatan pendampingan berbasis kebutuhan mitra. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan pelaku UMKM dalam mengadopsi QRIS sebagai metode pembayaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif melalui tahapan persiapan, edukasi, pendampingan teknis, dan evaluasi sebelum–sesudah pendampingan terhadap 15 pelaku UMKM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara singkat, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 5 pelaku UMKM (33%) berhasil mengaktifkan dan menggunakan QRIS setelah pendampingan, sementara peserta lainnya mengalami kendala berupa rendahnya literasi digital, ketiadaan rekening bank, dan keterbatasan modal usaha. Selain capaian teknis, kegiatan ini memberikan dampak berupa peningkatan pemahaman dan perubahan sikap pelaku UMKM terhadap pembayaran digital. Pendampingan QRIS terbukti efektif sebagai tahap awal transformasi perilaku digital UMKM, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan dan penguatan inklusi keuangan agar adopsi QRIS dapat berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...