Pola asuh merupakan hal yang penting dalam perkembangan manusia. Namun kurangnya informasi mengenai hal tersebut menimbulkan adanya pola asuh yang salah. Hal ini mengakibatkan seorang anak tumbuh dengan sifat-sifat negatif yang dibawa dari kecil. Beberapa mahasiswa sadar bahwa ini harus diubah dan mulai muncul kesadaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Terdapat solusi untuk hal ini, yakni reparenting. Namun informasi tentang reparenting juga masih terbatas. Untuk itu dibutuhkan media yang tepat untuk menginformasi hal ini, yakni media audio visual berjenis motion graphic yang dapat disebarluaskan secara digital. Metode yang digunakan dalam perancangan ini menggunakan metode analisis AISAS (Attention, Intrerest, Search, Action, Share). Proses pengumpulan data terdiri dari studi pustaka, wawancara, dan kuisioner. Dalam proses penciptaan karya, telah dilalui beberapa tahap seperti brainstorming, pembuatan moodboard, studi tipografi, studi warna, storyboard, pembuatan aset digital, dan proses animasi. Dibutuhkan pula media tambahan untuk mengimplementasikan informasi yang telah didapat dan membantu promosi. Media pendukung yang digunakan adalah buku jurnal, pena, poster, x-banner, dan konten media sosial. Hasilnya adalah target audiens memahami informasi yang disampaikan dan merapkannya dalam keghidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026