Harissman
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KAJIAN BENTUK, FUNGSI DAN KREATIVITAS RUMAH RAJUT SYAFIR KOTO LAWEH Hendra; Harissman; Nofrial; Ferawati; Riswel Zam
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 12 No. 2 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kerajinan rajut tangan “Rumah Rajut Syafir”, merupakan sentra kerajinan rajut yang berada di Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Usaha yang dirintis tahun 2016 dan menghasilkan beragam produk rajutan. Produk yang dihasilkan memiliki keberagaman bentuk dan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keberadaan Rumah Rajut Syafir bagi perkembangan kriya rajut Sumatera Barat. Seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan selera masyarakat, Rumah Rajut Syafir juga selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkannya. Untuk mengulas lebih jauh mengenai produk yang dihasilkan, maka digunakan pendekatan dengan menggunakan teori bentuk dan fungsi sehingga dapat dianalisa mengenai keberagaman bentuk dan fungsi produk. Data diperoleh dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan beragam informasi terkait bentuk dan fungsi produk yang dihasilkan. Produk yang dihasilkan berupa aksesoris sederhana seperti gelang, boneka kecil, tempat tisu dan lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, produk yang dihasilkan juga semakin beragam seperti jaket rajut, tas rajut dengan motif khas Minangkabau dan hiasan dinding dan hal ini tentunya merupakan  respon rumah Rajut Syafir terhadap selera pasar. Untuk menganalisis produk yang dihasilkan maka digunakan teori bentuk Clive bell dan teori fungsi yang dikemukakan oleh Feldman. Hasil dari analisis data di lapangan dapat dilihat bagaimana karakter bentuk, fungsi dan kreativitas dari pengrajin di rumah Rajut Syafir. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kerajinan Rajut Syafir bertransformasi menghasilkan produk yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.   Kata Kunci:  Rajut Syafir, Bentuk, Fungsi, Kreativitas   Abstract The hand-knitting craft "Shafir Knitting Home" located in Nagari Koto Laweh, X Koto District Tanah Datar. This craftbusiness was started in 2016 and produces a variety of knitted products. The products that made have a variety of shapes and functions. This study aims to influence the existence of the Syafir Knitting House for the development of West Sumatra knitting crafts. Along with the times and changes in people's tastes, Syafir's Knitting House also always strives to improve the quality and quantity of the products it produces. To review more about the products produced, an approach is used using the theory of form and function so that it can be analyzed regarding the diversity of product forms and functions. The data was obtained using a qualitative approach to obtain a variety of information regarding the shape and function of the products produced. The products produced are in the form of simple accessories such as bracelets, small dolls, tissue holders and others. However, as time goes by, the products produced are also increasingly diverse, such as knitted jackets, knitted bags with Minangkabau motifs and wall hangings and this is of course Syafir's Knitting house's response to market tastes. To analyze the product that produced, Clive Bell's form theory and function theory proposed by Feldman are used. The results of the data analysis in the field can be seen how the character forms, functions and creativity of the craftsmen at Syafir's Knitting house. From this analysis it can be concluded that Syafir's knitting craft is transformed into products that adapt to the needs of the community.             Keywords: Syafir knitting, shape, function, creativity
Redesain Infografis Profil Kampus Isi Padang Panjang Rihadatul A’isy Fajri; Harissman; Yoni Sudiani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1080

Abstract

Perancangan Infografis ini berawal dari perkembangan kampus ISI Padangpanjang yang cukup pesat dan tidak adanya pembaharuan terhadap infografis kampus yang merupakan media penyampaian informasi yang di buat pada tahun 2014 silam. Berdasarkan dari permasalahan ini maka timbulah ide untuk redesain media informasi kampus ISI Padangpanjang. Perancangan Infografis ini menggunakan metode pengumpulan data dalam bentuk verbal, visual, dan wawancara secara langsung kepada rektorat, lembaga, dan mahasiswa kampus ISI Padangpanjang. Setelah data di dapatkan dilanjutkan dengan analisa perancangan menggunakan metode 5W+1H berdasarkan dari metode analisis perancangan, maka di dapatkan eksekusi visual (Layout, warna, icon, tipografi, dan media pendukung.) Tujuan dari perancangan ini adalah pembaharuan terhadap media infomasi kampus berupa infografis yang dimana pembaharuan ini akan mencakup informasi terbaru dari kampus serta pembaharuan dari desain infografis yang sudah ada, dan hasil dari perancangan ini berupa media informasi 2D yang di sebut dengan Infografis..
Perancangan Media Informasi Terkait Reparenting Untuk Mahasiswa Tata Triavenza Saputri; Harissman; Rias Wita Suryani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1081

Abstract

Pola asuh merupakan hal yang penting dalam perkembangan manusia. Namun kurangnya informasi mengenai hal tersebut menimbulkan adanya pola asuh yang salah. Hal ini mengakibatkan seorang anak tumbuh dengan sifat-sifat negatif yang dibawa dari kecil. Beberapa mahasiswa sadar bahwa ini harus diubah dan mulai muncul kesadaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Terdapat solusi untuk hal ini, yakni reparenting. Namun informasi tentang reparenting juga masih terbatas. Untuk itu dibutuhkan media yang tepat untuk menginformasi hal ini, yakni media audio visual berjenis motion graphic yang dapat disebarluaskan secara digital. Metode yang digunakan dalam perancangan ini menggunakan metode analisis AISAS (Attention, Intrerest, Search, Action, Share). Proses pengumpulan data terdiri dari studi pustaka, wawancara, dan kuisioner. Dalam proses penciptaan karya, telah dilalui beberapa tahap seperti brainstorming, pembuatan moodboard, studi tipografi, studi warna, storyboard, pembuatan aset digital, dan proses animasi. Dibutuhkan pula media tambahan untuk mengimplementasikan informasi yang telah didapat dan membantu promosi. Media pendukung yang digunakan adalah buku jurnal, pena, poster, x-banner, dan konten media sosial. Hasilnya adalah target audiens memahami informasi yang disampaikan dan merapkannya dalam keghidupan sehari-hari.
Perancangan Media Informasi Tentang Biografi Hoerijah Adam Sebagai Seniman Legendaris Dari Ranah Minang Rayhan Putra Syahruli; Harissman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1167

Abstract

Minimnya media visual yang mengangkat biografi tokoh seni Indonesia menjadi salah satu faktor rendahnya apresiasi generasi muda terhadap figur-figur penting dalam perkembangan seni dan budaya nasional. Salah satu tokoh yang mengalami kondisi tersebut adalah Hoerijah Adam, seniman perempuan asal Minangkabau yang dikenal melalui kontribusinya dalam seni pertunjukan dan seni rupa Indonesia. Meskipun memiliki peran penting dalam perkembangan kesenian nasional, informasi mengenai perjalanan hidup dan karya-karyanya masih didominasi oleh sumber akademik dan arsip sejarah yang kurang komunikatif bagi mahasiswa seni. Perancangan ini bertujuan menciptakan media informasi visual berupa Artbook Biografi dan Audio Visual sebagai sarana edukasi, dokumentasi, serta apresiasi terhadap sosok Hoerijah Adam. Metode perancangan dilakukan melalui pengumpulan data literatur, dokumentasi, observasi visual, dan analisis kebutuhan audiens, yaitu mahasiswa seni. Konsep visual yang diterapkan mengutamakan pendekatan visual storytelling dengan memadukan unsur ilustrasi, fotografi arsip, tipografi, narasi, serta elemen multimedia untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan kontekstual. Hasil perancangan berupa Artbook Biografi yang menyajikan perjalanan hidup, pemikiran, dan karya Hoerijah Adam dalam bentuk visual yang artistik serta Audio Visual yang menampilkan narasi biografi secara dinamis melalui perpaduan gambar, suara, dan animasi. Media ini diharapkan mampu memperluas akses informasi mengenai Hoerijah Adam, meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap tokoh seni perempuan Indonesia, serta mendukung upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah seni Minangkabau bagi generasi mendatang.
Perancangan Media Promosi Pariwisata Kabupaten Batanghari Kms Rifky Ananda; Harissman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1188

Abstract

Kabupaten Batanghari memiliki berbagai potensi wisata alam dan rekreasi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata daerah. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh media promosi yang optimal sehingga informasi mengenai destinasi wisata masih sulit diakses oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan merancang media promosi pariwisata Kabupaten Batanghari melalui media audio visual sebagai upaya meningkatkan penyebaran informasi dan daya tarik wisata daerah. Metode yang digunakan adalah metode perancangan desain komunikasi visual dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 148 responden. Data dianalisis menggunakan metode SWOT dan 5W+1H untuk menentukan strategi perancangan yang sesuai dengan kebutuhan target audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% responden mengalami kesulitan memperoleh informasi mengenai destinasi wisata Kabupaten Batanghari dan 97% responden menyatakan perlunya media promosi yang lebih efektif. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirancang media promosi utama berupa video audio visual yang didukung oleh media sosial Instagram, poster, X-banner, dan stiker. Konsep visual yang digunakan menampilkan keindahan alam dan aktivitas wisata melalui pendekatan sinematografi, penggunaan warna natural, tipografi yang komunikatif, serta penyajian informasi yang informatif dan menarik. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan citra pariwisata Kabupaten Batanghari, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan minat kunjungan wisatawan
Perancangan Media Promosi Pantai Pandan Wangi Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Mukomuko Helvy Thiannisa Salsabila; Harissman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1192

Abstract

Pantai Pandan Wangi merupakan destinasi wisata di Kabupaten Mukomuko yang memiliki potensi alam dan fasilitas pendukung yang memadai, namun belum didukung oleh strategi promosi yang optimal. Penelitian ini bertujuan merancang media promosi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan daya tarik wisata Pantai Pandan Wangi. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, survei, wawancara, dan studi pustaka. Data diperoleh dari 102 responden dan dianalisis menggunakan pendekatan Attention, Interest, Desire, Action (AIDA) serta Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,7% responden menilai promosi Pantai Pandan Wangi masih kurang terlihat, 26,5% responden belum pernah melihat promosi, dan hanya 7,8% responden yang menilai promosi yang ada sudah menarik serta informatif. Selain itu, 84,3% responden memilih media audiovisual sebagai media promosi yang paling menarik. Berdasarkan hasil analisis, dirancang media promosi utama berupa video promosi berbasis audiovisual dan media pendukung yang diharapkan mampu menampilkan potensi wisata Pantai Pandan Wangi secara lebih informatif dan menarik
Perancangan Media Promosi Wisata Alam Kelok Lengkok Kamang Mudiak Kabupaten Agam Indri wahyuni; Harissman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1193

Abstract

Wisata alam Kelok Lengkok merupakan salah satu objek wisata alam yang berlokasi di Nagari Kamang Mudiak, Kabupaten Agam. Destinasi ini menawarkan pemandangan hamparan sawah yang luas, suasana yang tenang serta pengalaman menikmati keindahan alam dan kuliner khas Minangkabau dari ketinggian Bukit Lengkok sebagai daya tarik utama. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya jumlah pengunjung dalam dua tahun terakhir disebabkan karena adanya persaingan destinasi wisata baru dan kurangnya media promosi yang informatif dan komunikatif, sehingga tingkat kunjungan tidak lagi setinggi tahun-tahun sebelumya. Perancangan media promosi Wisata Alam Kelok lengkok ini dilakukan sebagai upaya untuk menghasilkan media promosi berbasis visual, baik digital dan cetak untuk memperkenalkan Wisata Alam Kelok Lengkok secara luas, menarik minat wisatawan serta meningkatkan jumlah kunjungan. Selain itu, perancangan ini juga bertujuan memperkuat identitas visual Kelok Lengkok ditengah persaingan wisata yang semakin berkembang dan kompetitif. Metode yang digunakan dalam proses perancangan ini meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan pengelola dan pengunjung, studi pustaka serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis target audiens, AIDCA, dan SWOT untuk menentukan strategi promosi yang efektif dan tepat sasaran. Hasil dari perancangan ini berupa media promosi yang dikembangkan dalam bentuk video promosi, konten media sosial dan redesain logo sebagai identitas visual destinasi wisata.
Perancangan Branding Identity Randang Mama Uci Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Brand Awareness Muhammad Fadhil; Harissman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1195

Abstract

Randang Mama Uci merupakan usaha kuliner tradisional khas Minangkabau yang berdiri sejak tahun 2000 di Payakumbuh, Sumatera Barat. Meskipun memiliki keunggulan berupa cita rasa autentik, penggunaan bahan baku segar, resep keluarga, dan proses memasak tradisional menggunakan tungku kayu, usaha ini mengalami penurunan volume penjualan sejak tahun 2018. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum adanya identitas merek (brand identity) yang kuat dan konsisten sebagai sarana komunikasi serta promosi kepada konsumen. Oleh karena itu, penelitian penciptaan ini bertujuan merancang branding identity Randang Mama Uci sebagai upaya meningkatkan brand awareness dan daya saing produk di pasar kuliner. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT dan AISAS untuk mengidentifikasi permasalahan, potensi, serta karakteristik target audiens. Hasil analisis kemudian menjadi dasar dalam pengembangan konsep verbal dan visual yang berlandaskan pada nilai autentik, tradisional, dan homemade. Perancangan identitas merek diwujudkan melalui pengembangan logo, desain kemasan, Graphic Standard Manual (GSM), media promosi, dan konten media sosial yang mengedepankan pendekatan visual modern dengan sentuhan nilai budaya Minangkabau. Hasil perancangan menunjukkan bahwa branding identity yang konsisten mampu merepresentasikan karakter dan keunggulan Randang Mama Uci secara lebih profesional dan mudah dikenali oleh konsumen. Identitas visual yang dirancang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), memperkuat citra produk, serta mendukung strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan industri kuliner lokal maupun nasional.