Penggunaan alat press konvensional berbahan kayu pada proses pengepressan parutan singkong di industri slondok puyur menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kualitas produk dan lingkungan. Solusi bagi permasalahan tersebut adalah penerapan alat press hidrolik multi gawang di Klaster Industri Slondok Puyur di desa Sumurarum, Grabag, Kabupaten Magelang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tahapan yang terdiri dari: perancangan, pabrikasi, uji penggunaan, penerapan alat dan tahap pendampingan. Alat press hidrolik yang dirancang dan dipabrikasi memiliki 3 gawang dengan kapasitas masing masing 400kg. Uji penggunaan alat menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dengan baik. Penerapan alat press hidrolik multi gawang pada usaha produksi slondok puyur berhasil meningkatkan produktifitas produksi slondok puyur, meningkatkan kualitas produk, meningkatkan kebersihan sarana kerja serta berpotensi memunculkan diversifikasi produk dari limbah cair proses pengepresan. Hasil analisa ekonomi menunjukkan jika penerapan alat press hidrolik multi gawang pada usaha produksi slondok puyur dapat menaikkan kapasitas produksi sebesar 50%.
Copyrights © 2022