Air minum sangat dibutuhkan oleh manusia dalam keperluan sehari-hari. Air minum isi ulang sering dikonsumsi masyarakat karena harganya terjangkau, namun kualitas dan kebersihannya tidak selalu terjamin. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang ditinjau dari aspek fisika, kimia, dan mikrobiolog. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor, yaitu DAMIU (Depot Air Minum Isi Ulang) di Kecamatan Cicurug, serta menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 22 sampel yang berada di kecamatan cicurug. Analisis yang lakukan yaitu uji organoleptik, pH, Total Dissolved Solid (TDS), hardness, turbidity, klorida, besi (Fe), Mangan (Mn), bakteri coliform dan E. coli. Hasil pengecekkan aftertaste kesat (1,7-4,4), rasa pahit (1,2-4,7), tidak berbau, suhu (23,0-24,4°C), TDS (55,0-114,5 mg/L), Turbidity (0,1-0,3 NTU), pH (6,9-7,3), klorida (6,5-10,8 mg/L), hardness (43,5-63,2 mg/L), Fe dan Mn (0.005-0.005 mg/L), coliform (0,0-4,5 CFU/100ml) dan E. coli (0 CFU/100ml). Semua pengecekkan parameter fisika dan kimia hasilnya sudah memenuhi syarat sesuai Permenkes Tentang Persnyaratan Kualitas Air Minum sedangkan hasil pengecekkan mikrobiologi terdapat DAMIU yang tidak sesuai standar.
Copyrights © 2026