Abstrak Penerapan Building Information Modeling (BIM) merupakan inovasi penting dalam industri konstruksi karena mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan bangunan. Autodesk Revit merupakan salah satu perangkat lunak BIM paling populer yang banyak digunakan dalam industri konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil perhitungan volume struktur beton, penulangan, dan schedule rebar struktur atas antara metode BIM dan metode konvensional pada proyek revitalisasi gedung SDN 31 Sungai Lambai, Kabupaten Solok Selatan, menggunakan Autodesk Revit 2022. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan pengumpulan data untuk mendapatkan gambar kerja dan Detail Engineering Design (DED) bangunan untuk dianalisis menggunakan Autodesk Revit 2022. Pemodelan struktur dilakukan secara tiga dimensi berdasarkan gambar rencana, dengan perhitungan volume menggunakan fitur Quantity Take-Off (QTO). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan volume beton sebesar 4% (2,95 m³), penulangan sebesar 6% (642,93 kg), serta perbedaan anggaran biaya sebesar 7% atau Rp10.699.477,11. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode BIM dengan Autodesk Revit lebih cepat, mudah, dan efisien dibandingkan metode konvensional. Kata Kunci: Building Information Modeling (BIM); Autodesk Revit 2022; Quantity Take-Off (QTO); Konvensional
Copyrights © 2026