Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran umum etika berkomunikasi di media sosial siswa SMP Negeri 7 Baubau kelas VIII dan juga bagaimana keefetivan bimbingan kelompok dengan media audio visual dapat meningkatkan etika berkomunikasi di media sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Baubau. Pada sampel penelitian yang berjumlah 10 orang menunjukan hasil pretest sebagai berikut siswa dengan kategori tinggi yaitu 1 orang dengan presentase (10%), sedang 2 (20%) dan rendah 7 (70%). Lalu setelah diberikan layanan bimbinga kelompok dengan media audio visual sebanyak 5 kali pertemuan terjadi perubahan pada tingkat etika berkomunikasi di media sosial siswa yang menjadi sampel penelitan, adapun hasil posttest yaitu siswa dengan kategori tinggi 3 orang dengan presentase (30%), sedang 6 (60%) dan rendah 1 (10%). Kemudian hasil uji wilcoxon yaitu 0.000 < 0.05 atau (p<0.05) dan nilai Z -2805b. Berdasarkan dari penjelasan dan juga data diatas maka dapat di simpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan etika berkomunikasi di media sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Baubau.
Copyrights © 2024