Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perencanaan karier siswa, mengetahui pelaksanaan bimbingan karier berbasis kolaborasi dengan teknik modeling partisipan, serta menguji efektivitas peningkatan kemampuan perencanaan karier siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lapandewa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan teknik purposive sampling sebanyak 26 siswa dengan kategor sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan treatment (pre-test), mayoritas perencanaan karir siswa diperoleh (58%) berada dalam kategori sedang, dan (42%) pada kategori tinggi. Sebanyak 26 siswa dalam kategori sedang diberikan treatment berupa bimbingan karier berbasis kolaborasi melalui teknik modeling partisipan dalam empat pertemuan, mencakup pengungkapan diri, eksplorasi lingkungan, pengambilan keputusan karier, dan evaluasi. Hasil Posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 92% siswa mencapai kategori tinggi dan 8% tetap dalam kategori sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara Pretest dan Posttest p = 0.000 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa teknik modeling partisipan efektif dalam meningkatkan kemampuan perencanaan karier siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lapandewa.
Copyrights © 2025