Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa di MTsN 1 Baubau mengalami penurunan motivasi belajar, yang terlihat dari kurangnya perhatian saat pembelajaran, mudah menyerah, sering menunda tugas, dan tidak memiliki tujuan belajar yang jelas. Temuan ini menjadi dasar pengembangan media video animasi motivasi belajar sebagai alternatif yang mampu menarik perhatian dan membangkitkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi sebagai media layanan bimbingan dan konseling untuk membantu membangkitkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Produk divalidasi oleh tiga ahli, yaitu ahli akademisi, ahli media visual, dan praktisi (guru BK) melalui angket validasi kelayakan produk. Hasil validasi menunjukkan kelayakan sangat tinggi dengan skor ahli akademisi 85%, ahli media 90%, dan ahli praktisi 92,5%. Uji coba terbatas pada 12 siswa kelas VIII 1 menghasilkan persentase 86,5%. Media video animasi dinilai sangat layak, menarik, komunikatif, serta relevan dengan kehidupan siswa. Media ini efektif membangkitkan motivasi belajar dan dapat digunakan langsung dalam layanan bimbingan klasikal, sekaligus menjadi inovasi baru di MTsN 1 Baubau
Copyrights © 2025