Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INVIGORASI BENIH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) SETELAH PERIODE SIMPAN DENGAN PEMBERIAN ZPT Mandasari, Putri; M., Fathurrahman; H., Bahrudin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi benih nangka dengan pemberian ZPT pada berbagai lama simpan serta konsentrasi ZPT terbaik pada masing-masing lama simpan telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu dari bulan September sampai Desember 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktor yaitu lama simpan dan pemberian ZPT dengan 3 ulangan.Hasil penelitian menunjukkan pemberian zat pengatur tumbuh  dengan dosis tertentu pada berbagai lama simpan memberikan pengaruh berbeda terhadap invigorasi benih serta pemberian zat pengatur tumbuh 0.05% pada waktu simpan 4 dan 5 minggu menghasilkan invigorasi benih nangka yang terbaik.
INVIGORASI BENIH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) SETELAH PERIODE SIMPAN DENGAN PEMBERIAN ZPT Mandasari, Putri; M., Fathurrahman; H., Bahrudin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi benih nangka dengan pemberian ZPT pada berbagai lama simpan serta konsentrasi ZPT terbaik pada masing-masing lama simpan telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu dari bulan September sampai Desember 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktor yaitu lama simpan dan pemberian ZPT dengan 3 ulangan.Hasil penelitian menunjukkan pemberian zat pengatur tumbuh  dengan dosis tertentu pada berbagai lama simpan memberikan pengaruh berbeda terhadap invigorasi benih serta pemberian zat pengatur tumbuh 0.05% pada waktu simpan 4 dan 5 minggu menghasilkan invigorasi benih nangka yang terbaik.
PENGARUH SERTIFIKASI, MOTIVASI, DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PADA GURU SMP NEGERI Putri Mandasari; Yon Rizal; Samsi Samsi
JEE (Jurnal Edukasi Ekobis) Vol 1, No 6 (2013): JEE (jurnal Edukasi Ekobis)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the factors that affect the performance of the Junior High School teacher Enggal District and Eastern District of Tanjung Karang Bandar Lampung are limited to the certification of the independent variables, motivation, and supervision. The method used is the Ex Post Facto and survey with descriptive research design verification. The sampling technique is probability sampling with proportionate stratified random sampling method and calculated using the Slovin’s formula. Hypothesis testing used simple linear regression analysis unit and multiple. The object of this research is the teachers who have been certified within a population amount of 109 teachers and 84 samples of the population. Based on the analysis of data obtained stasistik calculated using the formula: (1). There’s the influence on performance of teacher certification. (2). There’s the influence of motivation on teacher performance. (3). There’s the influence on performance of teacher supervision. (4). There’s a certification influence, motivation, and supervision of teacher performance.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja pada guru SMP Negeri Kecamatan Enggal dan Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung yang dibatasi pada variabel bebas sertifikasi, motivasi, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah Ex Post Facto dan Survey dengan desain penelitian deskriptif verifikatif. Teknik sampling adalah probability sampling dengan proportionate stratified random sampling dan dihitung menggunakan rumus slovin. Pengujian hipotesis menggunakan unit analisis regresi linier sederhana dan multiple. Obyek dalam penelitian adalah guru yang telah bersertifikasi dengan populasi sebesar 109 guru dan sampel 84 guru. Berdasarkan analisis data yang dihitung menggunakan rumus stasistik diperoleh: (1). Ada pengaruh sertifikasi terhadap kinerja guru. (2). Ada pengaruh motivasi terhadap kinerja guru. (3). Ada pengaruh pengawasan terhadap kinerja guru. (4). Ada pengaruh sertifikasi, motivasi, dan pengawasan terhadap kinerja guru.kata kunci: kinerja, motivasi, pengawasan, sertifikasi
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Kahoot untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Mandasari, Putri; Putri, Elia; Batubara, Masnilam; Nurmairina, Nurmairina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Peserta didik kelas IV-A Sekolah Dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Kahoot. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan Observasi, Penilaian dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar Peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan Kahoot mulai dari pratindakan, siklus I dan siklus II, yaitu 67,85 pada tahap pratindakan meningkat menjadi 73,80 pada siklus I dan kemudian meningkat menjadi 88,95 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Kahoot efektif dalam meningkatkan hasil belajar Peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV-A Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI MOTIVASI BELAJAR DALAM LAYANAN KLASIKAL DI MTsN 1 BAUBAU Putri Mandasari; Samsaifil
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 02 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i02.8070

Abstract

Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa di MTsN 1 Baubau mengalami penurunan motivasi belajar, yang terlihat dari kurangnya perhatian saat pembelajaran, mudah menyerah, sering menunda tugas, dan tidak memiliki tujuan belajar yang jelas. Temuan ini menjadi dasar pengembangan media video animasi motivasi belajar sebagai alternatif yang mampu menarik perhatian dan membangkitkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi sebagai media layanan bimbingan dan konseling untuk membantu membangkitkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Produk divalidasi oleh tiga ahli, yaitu ahli akademisi, ahli media visual, dan praktisi (guru BK) melalui angket validasi kelayakan produk. Hasil validasi menunjukkan kelayakan sangat tinggi dengan skor ahli akademisi 85%, ahli media 90%, dan ahli praktisi 92,5%. Uji coba terbatas pada 12 siswa kelas VIII 1 menghasilkan persentase 86,5%. Media video animasi dinilai sangat layak, menarik, komunikatif, serta relevan dengan kehidupan siswa. Media ini efektif membangkitkan motivasi belajar dan dapat digunakan langsung dalam layanan bimbingan klasikal, sekaligus menjadi inovasi baru di MTsN 1 Baubau
Collaborative Governance in Environmental Management for Climate Change Mitigation in Rayeuk Kareung Village, North Aceh Putri Mandasari; Ferizaldi; Ti Aisyah; Muhammad Hasyem; Maryam
Jurnal Transparansi Publik (JTP) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Transparansi Publik (JTP) - November 2025
Publisher : Program Magister Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtp.v5i2.25236

Abstract

The issue of environmental governance is a critical urgency as it directly impacts the sustainability of human life. The collaboration among stakeholders requires attention to assess whether it is functioning effectively or not, in order to mitigate environmental governance challenges. This study aims to examine the processes and obstacles encountered in the collaboration between the government and non-governmental organizations in environmental governance in Gampong Rayeuk Kareung and various related stakeholders in Lhokseumawe City. A qualitative descriptive approach is employed, utilizing in-depth interviews, observations, and documentation as data collection methods, followed by data management, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that cross-sectoral collaboration has successfully increased environmental awareness among the community, reduced surface water pooling, and met water needs through eco-friendly technologies such as biopore infiltration holes and rainwater harvesting systems. The program's sustainability is supported by the local institution "Iserap," which enhances the community’s sense of ownership and ensures the continuity of the initiative. However, challenges persist in three key aspects: cultural, institutional, and political. Low collective awareness, lack of coordination between institutions, limited technical capacity, and local political dynamics are the primary factors hindering the effectiveness of the collaboration.