Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecanduan smartphone pada siswa, mengetahui pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness, serta menguji efektivitasnya dalam mengurangi kecanduan smartphone pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Baubau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal- tes akhir kelompok tunggal). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI dengan sampel sebanyak 12 siswa berada pada kategori tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan treatment (pre-test) dengan layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness berada pada kategori tinggi sebanyak 12 siswa (24%), kategori sedang sebanyak 30 siswa (60%) dan kategori rendah sebanyak 8 siswa (16%). Oleh karena itu, dengan kategori tinggi 12 siswa tersebut diberikan intervensi berupa layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness sebanyak 4 kali. Hasil posttest nya menunjukan adanya penurunan tingkat kecanduan smartphone. Tercatat sebanyak 7 siswa (58%) berada pada kategori rendah, 5 siswa (42%) pada kategori sedang, dan tidak ada siswa yang berada pada kategori tinggi (0%). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan pada tingkat kecanduan smartphone setelah diberikan layanan konseling kelompok berbasis teknik mindfulness.
Copyrights © 2025