Katarak merupakan penyakit mata yang ditandai dengan terjadinya kekeruhan pada lensa sehingga dapat menurunkan ketajaman penglihatan. Kekeruhan ringan pada lensa umumnya tidak terlalu mengganggu, namun apabila kekeruhan semakin tebal dan berada di bagian tengah lensa, penglihatan dapat terganggu secara signifikan dan memerlukan tindakan medis. Keluhan awal katarak biasanya berupa pandangan kabur atau berawan dan lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut. Selain faktor usia, penyakit penyerta seperti diabetes melitus dan hipertensi diketahui sebagai faktor risiko terjadinya katarak. Sehingga, upaya edukasi dan skrining faktor risiko menjadi penting dalam pencegahan dan deteksi dini katarak di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kura’a mengenai katarak melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai skrining penyakit penyerta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi media edukasi, evaluasi pemahaman peserta, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah kepada peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang ditandai dengan kemampuan peserta menjelaskan kembali pengertian katarak, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, serta upaya pencegahannya. Ditemukan beberapa peserta dengan tekanan darah dan kadar gula darah di atas nilai normal, yang mengindikasikan adanya risiko tambahan terhadap terjadinya katarak dan perlunya tindak lanjut kesehatan.
Copyrights © 2025