cover
Contact Name
Farisatma
Contact Email
farisatma891@gmail.com
Phone
+6285215124044
Journal Mail Official
termasyhurumbuton@gmail.com
Editorial Address
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal peer-reviewed yang diterbitkan oleh Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diaplikasikan dalam beragam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit secara berkala sebanyak empat kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30251915     EISSN : 30251907     DOI : https://doi.org/10.35326/termasyhur.v3i4
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai multi disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat meliputi hasil-hasil pengabdian dan kgiatan masyarakat Ilmiah, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset pengabidan yang diterapan dan hilirisasi hasil kegiatan ilmiah berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan Seperti: Kegiatan Sosial, Kegiatan Kependidikan, Kegiatan Sains, Kegiatan Keolahragaan, Bahasa dan Kesenian, Bisnis dan Ekonomi, Teknik dan Kejuruan, Politik, Hukum, Pertanian, dll.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Analisis Situasi di SD Negeri 2 Wameo dalam Kegiatan Program Magang Suarti Suarti; Salna Zelika
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan magang bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah menyiapkan mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik yang profesional, serta membangun landasan jati diri pendidik dan memantapkan kompetensi akademik kependidikan. Persiapan yang dilakukan dalam rangka kegiatan program magang meliputi pengajaran mikro, bpembekalan, observasi pembelajaran dan kegiatan persiapan mengajar. Pengelolaan kelas seringkali menimbulkan suatu permasalahan karena melibatkan seluruh anggota kelas yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dalam hal ini, seorang guru harus dapat mengantisipasi, memahami, dan menemukan solusi untuk permasalahan tersebut dengan cepat, dan tepat. Situasi yang ditemukan dalam kelas seringkali berbeda jauh dari perencanaan yang sudah tertuang dalam RPP. Oleh karennya, seorang guru harus mempunyai rencana cadangan andai kata terjadi hal-hal diluar dugaan. Diperlukan kedekatan dengan siswa untuk mengetahui karakter-karakter siswa sehingga membantu dalam mengatasi masalah yang timbul pada saat pembelajaran. Pada saat menemui hambatan-hambatan, mahasiswa berusaha meminimalkan hambatan seperti menggunakan metode mengajar yang interaktif dan menarik sehingga siswa termotivasi untuk aktif di dalam kelas. Selain itu, mengantarkan materi harus relevan dan sesuatu dengan kehidupan peserta didik.
Forum Konsultasi Publik dengan Tema: Data Program Perlindungan Sosial dan Pembangunan Masyarakat Safiuddin Safiuddin; Jufri Agus; Maharani Maharani; Rimayasi; Firdamayanti Firdamayanti
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan sosial dapat membantu menangani kemiskinan, dengan mengurangi tidak setaraan dan membangun ketahanan rumah tangga dalam menghadapi hal tak terduga seperti penyakit maupun kecelakaan, yang dapat mendorong masyarakat miskin lebih jauh ke dalam kemiskinan. Program perlindungan sosial yang efektif dapat berkontribusi pada 14 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB atau SDG). Metode dalam pengabdian ini dengan pendekatan persuasif kepada Masyarakat. Sub tema kegiatan untuk mencapai tujuan pengabdian ini antara lain penyampaian perlindungan sosial dan pembangunan masyarakat. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. Melalui ceramah dan tanya jawab dapat membahas bagaimana perlindungan sosial dan pembangunan masyarakat Kecamatan Wolio Kota Baubau. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa strategi perlindungan sosial dan pembangunan masyarakat dapat menghasilkan 1) Jaminan sosial diberikan kepada seluruh Masyarakat, sedangkan selektif berarti hanya diberikan kepada kelompok tertentu, seperti kelompok masyarakat miskin; 2) Jaminan sosial dalam bentuk uang tunai, sednagkan in-kind berarti dalam bentuk barang atau pelayanan sosial; 3) Jaminan sosial dapat diselenggarakan oleh negara (publik) atau oleh lembaga-lembaga swasta berbentuk Perseroan Terbatas.
Madrasah Oputa Yi Koo dalam Memahami Sejarah Buton Muh. Nur Intan Ode; Yussy Maulidian Auril Putri Al Imran; Kamasiah Kamasiah; Karim Karim; Risman Iye
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus pada kegiatan ini yaitu pada Sultan Himayaluddin Muhammad Saydi yang dinobatkan sebagai Oputa Yi Koo oleh pihak Kesultanan Buton. Gelar tersebut bermakna Raja atau penguasa yang bergerilyawan melawan penjajah Belanda di dalam hutan, pemberian gelar tersebut dikarenakan dia mampu mengusir penjajah dari tanah Buton dan mendapat gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2019. Berdasarkan hal tersebut, penting untuk mengadakan kegiatan pengenalan sejarah Kesultanan Buton pada mahasiswa PGSD UM Buton sebagai salah satu syarat tugas kuliah dari mata kuliah kebudayaan Daerah Buton. Metode dalam pengabdian ini dengan pemberian materi kepada mahasiswa. Dalam, pendekatan pada kegiatan pengabdian ini dengan melakukan observasi tempat sejarah Oputa Yi Koo. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari yaitu 20 Maret 2023 yang bertempat di Kraton Kesultanan Buton Kecamatan Wolio Kota Baubau. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 30 orang. Hasil pengabdian ini menunjukan kemampuan pemahaman tentang sejarah kesultanan buton, terdapat 20 Mahasiswa atau 66,67% menunjukan interval kategori sangat baik, 7 Mahasiswa atau 23,33% menunjukan interval katageri baik, dan 3 Mahasiswa atau 10% menunjukan interval kategori cukup, sedangkan tidak ada mahasiswa yang mendapatkan interval dengan kategori kurang dan sangat kurang.
Pembelajaran Non Akademik dalam Pelaksanaan Observasi Pengenalan Lapangan Persekolahan Faslia Faslia; Nurhikmah Nurhikmah; Maman Chahyono; Firna Firna; Nurdiana Nurdiana; Siti Nur Aulia
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan. Pelaksanaan, evaluasi, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler dalam membina sikap disiplin dan bertanggung jawab peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, karena penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran yang mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik terutama dalam penanaman karakter disiplin dan bertanggung jawab dengan pendekatan manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara umum berjalan sesuai program kerja ekstrakurikuler. Namun dalam perencanaan setiap program ekstrakurikuler belum ada perencanaan mengenai pendidikan karakter sehingga kegiatan ekstrakulikuler belum mampu menjadi media pembelajaran pendidikan karakter, kemudian dalam pelaksanaannya yang menjadi penghambat berjalannya kegiatan ekstrakulikuler adalah jumlah tenaga guru pembina yang terbatas, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan partisipasi dukungan dari komite sekolah masih rendah dan dalam evaluasi objektivitas penilaian harus menjadi fokus utama mengingat penilaian secara umum dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru pembina sehingga output yang dihasilkan untuk perbaikan peserta didik menjadi kurang maksimal.
Best Practice Kegiatan Penelitian: Penulisan Buku Ajar/Buku Referensi (Karya Ilmiah) Muhamad Iksan; Abdul Rahim; Wa Ode Al Zariliani; Azaluddin Azaluddin; Farisatma Farisatma; Zubair Zubair
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis buku teks atau buku referensi adalah proses penting yang memerlukan format dan struktur khusus untuk memastikan kejelasan, kredibilitas, dan aksesibilitas informasi. Untuk menulis buku teks atau buku referensi, ikuti langkah-langkah berikut: Tentukan tujuan buku dan target pembacanya. Lakukan penelitian mendalam untuk mengumpulkan informasi yang relevan, terkini, dan akurat mengenai topik tersebut. Gunakan sumber terpercaya seperti jurnal ilmiah, buku akademis, laporan penelitian, dan website resmi. Menentukan struktur isi, membagi materi menjadi bab dan sub bab yang tersusun rapi. Tulislah setiap bab dengan jelas dan ringkas, dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan contoh atau ilustrasi untuk membantu pemahaman. Cantumkan daftar referensi di bagian belakang buku, menggunakan format kutipan yang sesuai seperti APA, MLA, atau format lain yang ditentukan. Edit dan tulis ulang buku untuk memeriksa tata bahasa, kesalahan ejaan, dan konsistensi. Rancang dan tata letak buku secara profesional, termasuk ilustrasi, tabel, dan gambar yang mendukung dan memperjelas teks. Mintalah pendapat rekan atau ahli untuk menilai isi dan keakuratan buku. Penerbitan buku setelah proses penulisan, penyuntingan, dan perancangan selesai. Menulis buku teks atau buku referensi adalah tugas yang memakan waktu dan dedikasi, tetapi bila berhasil, itu bisa menjadi sumber pengetahuan yang berharga dan berkontribusi pada bidang sains yang Anda liput.
Program Kerja Fisik Kuliah Kerja Amaliah di Kelurahan Kantalai Kota Baubau Eko Satria; Mahyudin Mahyudin; Abdul Rahim; Nur Dirahma Puteri; Suhardin Suhardin; LM. Al Rajab DG. Naba; M. Fadil Iksan HS; Farianto Farianto; Agustina Sarifudin; Febbi Youlani Meirizka; Rahmat Ramadhan
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini, agar mahasiswa mampu melakukan interaksi sosial kemasyarakatan secara nyata dalam rangka menopang percepatan pembangunan lokal daerah, yang berasas pengembangan ekonomi Kerakyatan. Dalam rangka pengembangan IPTEKS, diharapkan mahasiswa dapat memberikan keterampilan dasar bagi masyarakat untuk kemudian melahirkan generasi muda yang progresif, kritis, profesional dan religius. Metode pengabdian ini, menggunakan pendekatan persuasif Masyarakat Kelurahan Kantalai Kota Baubau dengan program kerja yang alokasi waktunya selama 30 hari (26 September 2023 s/d 26 Oktober 2023), maka kami terlebih dahulu mengadakan observasi lapangan, kemudian menyusun program kerja, selanjutnya dilakukan seminar Kelurahan bersama Dosen Pembimbing Lapangan, kepala Kelurahan Kantalai dan aparatnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT/RW dan Masyarakat. Hasil pengabdian dalam kegiatan Kuliah Kerja Amaliyah menunjukan terdapat 4 program fisik yang dilakukan mahasiswa yaitu 1) Pembuatan dan pemasangan papan nama hatinya PKK, 2) Pembuatan dan pemasangan papan nama 10 Program Pokok, 3) Memperbaiki dan memasang papan tapal batas RT, dan 4) Membuat dan memasang pagar dan mengecat pagar tanaman toga posyandu nuri.
Aktivitas Keagamaan dalam Program Kuliah Kerja Amaliyah Universitas Muhammadiyah Buton di Desa Kuraa Kabupaten Buton La Jidi; Muhammad Egi Akbar Sudarto; Wa Ode Risma Bahrin; Siti Syahra Ta'lim; Danu Alhabib; Ld. A Khairul Mubarak; Wa Ode Uswi Rastuti; Siti Rahmiati
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan keagamaan merupakan sumber nilai yang telah mendasari alam pikiran masyarakat, baik dia sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. Metode Pendekatan, yakni metode atau cara yang dilakukan mahasiswa KKA untuk saling mengenal antar mahasiswa dengan warga Desa setempat. Pendekatan tidak hanya dilakukan dengan orang atau masyarakat, tetapi dengan situasi dan kondisi lingkungan sekitar pula. Bentuk sosialisasi tersebut diantaranya yaitu kami memperkenalkan identitas diri, berdialog ringan terkait kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan warga, serta dialog tentang profil Desa Kuraa pada warga maupun perangkat desa dimana yang akan sangat berguna bagi laporan akhir ini. Adapun fokus dalam pengabdian ini yaitu: 1) Pembersihan Rumah Ibadah (Masjid), 2) Mengikuti Majelis Ta’lim, dan 3) Mengajarkan Anak-anak desa membaca Al’Quran, dan 4) membuat lomba mengaji dan adzan. Hasil kegiatan KKA di Desa Kuraa dapat kami simpulkan bahwa untuk memperoleh sesuatu hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat desa, peserta KKA harus benar-benar menunjukkan niat yang sungguh-sungguh untuk memberikan sumbangan pikiran, tenaga, dan ilmu pengetahuan yang dimiliki kepada masyarakat dan pemerintah desa. Adapun hasil akhir dari penyelesaian program kerja yang telah dilaksanakan yaitu: Program kerja non fisik terselesaikan 100%.
Program Kerja Profesi Pendidikan Kuliah Kerja Amaliah Tematik di Desa Suka Maju Ahmad Daholu; Reski Reski; Herlita Herlita; Muhammad Awaludin; Siti Nur Aulia; Yudha Adiparista; Nur Sina; Fidya Hasana A Tajuddin; Farisatma Farisatma; Krisnawati Krisnawati
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Amaliyah (KKA) Tematik ini mengacu pada tujuan umum, direkomendasikan manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini, diharapkan mampu mahasiswa mampu melakukan interaksi sosial kemasyarakatan secara nyata dalam rangka menopang percepatan pembangunan lokal daerah, yang berasas pembangunan ekonomi kerakyatan. Pencapaian tujuan dan sasaran yang telah dipaparkan danditetapkan pada seminar desa, maka pelaksanaan program kerja KKA perlu memperhatikan berbagai pendekatan sebagai berikut: 1) Pendekatan Kelembagaan; 2) Pendekatann Partisipasi; 3) Pendekan Kemitraan; dan 4) Pendekatan Koordinatif. Hasil pengabdian ini merupakan Program Kerja Profesi Pendidikan "Kuliah Kerja Amaliah Tematik di Desa Suka Maju". Program ini mencerminkan komitmen untuk menghasilkan lulusan pendidikan yang tidak hanya memiliki pemahaman akademis tetapi juga siap untuk menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam Program Kerja Profesi Pendidikan Kuliah Kerja Amaliah Tematik di Desa Suka Maju yaitu: 1) Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar; 2) Pembelajaran yang dilakukan Mahasiswa di SD Negeri 107 Buton; 3) Penggunaan Media Belajar Diluar Kelas SD Negeri 107 Buton; 4) Pembelajaran yang dilakukan oleh Mahasiswa di TK Desa Suka Maju; 5) Menghias dan Menyerahkan Media Pembelajaran TK; dan 6) Bimbingan Belajar di Posko.
Kuliah Kerja Amaliyah: Program Kerja Non Fisik dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kelurahan Pasarwajo Hasni Hasni; Asfita Asfita; Citra Sukma Ode; Doni Hidayat Setiawan; Wa Ode Nadilah; Revi Revi; Erika Fatmaria; Fajar Hasidin; La Hendra; Muhammad Irfan
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Amaliyah dapat membangun mitra kerjasama Universitas dengan Instasi terkait yang ada di tengah-tengah masyarakat. Adapun metode yang dipakai adalah metode partisipasi dan metode gotong royong. Adapun hasil pengabdian ini menunjukan bahwa semua program kerja yang dilaksanakan oleh peserta KKA Angkatan XXIV Kelurahan Pasarwajo direspon baik oleh pemerintah Kelurahan, dimana program­-program yang dilakukan ini dapat memberikan sumbangsih pemikiran dalam membantu mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan Kelurahan Pasarwajo. Program kerja yang dilakukan peserta KKA Angkatan XXIV merupakan program kerja yang menumbuhkan semangat dan partisipasi masyarakat Kelurahan Pasarwajo sehingga dapat memberikan kontribusi yang baik bagi warganya. Adapun Program kerja Non Fisik telah terealisasi 100% diantaranya adalah sebagai berikut: 1) Bimbingan belajar Al-Quran/TPQ di Masjid Al-Mursalat, 2) Bimbingan Belajar Tilawah Bersama Ibu-ibu Majelis Ta’lim Nurul Yaqin Di masjid Raya Pasarwajo, 3) Partisipasi kegiatan keagamaan Di Masjid Pasarwajo Seperti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 4) Partisipasi kegiatan kesehatan (posyandu), 5) Partisipasi kegiatan Adat dan Budaya, 6) Kegiatan Jum’at Bersih, 7) Penyuluhan hukum di SDN 31 Buton, 8) Bimbingan Belajar Al-Qur’an di Masjid Al-Mursalat, 9) Membantu KBM Di TKN 01 Buton, dan 10) Kegiatan minggu olahraga sehat.
Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dengan Pengembangan Produk Olahan Pekasam (Fermented Fish) dalam Mendukung Produk Unggulan Desa dan The New One Village One Product (Ovop) di Desa Tanjung Medang Kecamatan Kelekar Kabuapten Muara Enim Randi Randi; Yulasteriyani Yulasteriyani; Prengki Prengki; Yosi Arianti; Diana Dewi Sartika; Gita Isyanawulan; Merry Yanti; Eva Lidya; Rizki Goffar Ismail
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, 2016. 1.). Sumber daya alam dan sumber daya manusia di desa harus disinergikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Pengabdian ini dilakukan didesa Tanjung Medang dengan fokus kepada Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Dengan Pengembangan Produk Olahan Pekasam (Fermented Fish) Dalam Mendukung Produk Unggulan Desa Dan The New One Village One Product (Ovop) Di Desa Tanjung Medang Kecamatan Kelekar Kabuapten Muara Enim. Pengabdian dilakukan dengan empat tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari pengabdian bahwa pengembangan yang dilakukan dapat meningkatkan daya tarik pekasam dan dapat menciptakan tenaga kerja baru yaitu pelaku usaha pekasam.