Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penulisan Karya Tulis Ilmiah: Membentuk Mahasiswa Intelektual yang Membudayakan Minat Baca dan Terampil dalam Menulis Muhammad Yusnan; La Ode Asrianto; Teti Susliyanti; Nining Fitrianti; Kamasiah; Farisatma; Anisa Rizkayati; Wa Ode Sitti Herlina; Mashendra
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya etika penulisan dalam konteks akademik. Selain kesenjangan dalam aspek teknis penulisan, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman konsep-konsep dasar yang menjadi landasan dari karya tulis ilmiah. Faktor lingkungan juga berperan dalam mempengaruhi minat baca dan keterampilan menulis mahasiswa. Ketika lingkungan sekitar tidak mendorong atau bahkan menghargai kegiatan membaca dan menulis, mahasiswa cenderung kurang termotivasi untuk melakukannya. Terlebih lagi, jika kurikulum pendidikan kurang memberikan perhatian pada pengembangan literasi, baik membaca maupun menulis, maka hal ini dapat menyulitkan mahasiswa untuk memperoleh kemampuan tersebut secara memadai. Metode yang diterapkan dalam Seminar Penulisan Karya Tulis Ilmiah bertujuan untuk membentuk mahasiswa menjadi individu yang memiliki kecakapan intelektual yang mendalam serta kebiasaan membaca yang berwawasan luas. Kegiatan seminar ini tidak hanya fokus pada pelatihan keterampilan menulis, tetapi juga memperkuat fondasi pembacaan yang kuat. Kegiatan yang dilakukan dalam Seminar Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk membentuk mahasiswa intelektual yang memupuk minat baca dan keterampilan menulis: 1) Pelatihan Keterampilan Menulis; 2) Diskusi; 3) Sesi Pembacaan dan Analisis; dan 4) Mentoring Individual.
Penyuluhan HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Batauga La Ode Asrianto; Budi Prasetyo; Dewi Ismawati; Rianti; Asriana; Wa Ode Mindrawati; Purnama Juwayria Barandy; Jufita Sibela; Muhammad Azwar
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i3.7793

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada periode Januari hingga Maret 2025 tercatat 15.382 penemuan kasus baru, di mana 4.850 di antaranya sudah berada pada tahap AIDS. Data ini memperlihatkan bahwa HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Salah satu kelompok yang memiliki risiko tinggi terhadap penularan HIV adalah remaja. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses informasi yang tepat mengenai HIV/AIDS, serta adanya perilaku berisiko seperti hubungan seksual bebas dan penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya edukasi yang sistematis untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda. Kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 1 Batauga dilaksanakan dengan tujuan memberikan pendidikan kesehatan mengenai HIV/AIDS kepada siswa. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi secara tatap muka dan diskusi interaktif, disertai penilaian melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan. Materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik sehingga memotivasi siswa untuk lebih memahami bahaya HIV/AIDS. Dengan pengetahuan yang memadai, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan informasi secara cepat, memutus rantai penyebaran HIV/AIDS, serta mengurangi stigma negatif di masyarakat.
Penyuluhan Pencegahan dan Deteksi Dini Katarak Serta Pemeriksaan Tekanan Darah dan Gula Darah pada Masyarakat Desa Kura’a Haslina; La Ode Asrianto; Arita Dewi; Feli Artika; Sri Kalsum; Ilang Fitriani; Ain Saliasti
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i4.8108

Abstract

Katarak merupakan penyakit mata yang ditandai dengan terjadinya kekeruhan pada lensa sehingga dapat menurunkan ketajaman penglihatan. Kekeruhan ringan pada lensa umumnya tidak terlalu mengganggu, namun apabila kekeruhan semakin tebal dan berada di bagian tengah lensa, penglihatan dapat terganggu secara signifikan dan memerlukan tindakan medis. Keluhan awal katarak biasanya berupa pandangan kabur atau berawan dan lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut. Selain faktor usia, penyakit penyerta seperti diabetes melitus dan hipertensi diketahui sebagai faktor risiko terjadinya katarak. Sehingga, upaya edukasi dan skrining faktor risiko menjadi penting dalam pencegahan dan deteksi dini katarak di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kura’a mengenai katarak melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai skrining penyakit penyerta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi media edukasi, evaluasi pemahaman peserta, serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah kepada peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang ditandai dengan kemampuan peserta menjelaskan kembali pengertian katarak, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, serta upaya pencegahannya. Ditemukan beberapa peserta dengan tekanan darah dan kadar gula darah di atas nilai normal, yang mengindikasikan adanya risiko tambahan terhadap terjadinya katarak dan perlunya tindak lanjut kesehatan.
Penyuluhan Pencegahan dan Deteksi Dini Osteoarthritis pada Masyarakat di Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton Sri Nurlian; La Ode Asrianto; La Ode Ardiki; Nuravisa Alvi; Isnawati; Yanti; Sitti Rahayu
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i4.8109

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang bersifat kronis dan melumpuhkan, dengan prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, yaitu mencapai 11,9%. Tingginya angka kejadian ini diperparah oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai OA, sehingga berdampak pada rendahnya kepatuhan terhadap upaya penatalaksanaan, khususnya terapi nonfarmakologis seperti latihan fisik. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES IST Buton melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan OA secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Barangka pada tanggal 26 November 2025 dengan sasaran sebanyak 20 orang masyarakat berusia di atas 30 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, demonstrasi, penggunaan media leaflet dan PowerPoint, serta evaluasi melalui post-test untuk menilai efektivitas kegiatan. Materi yang disampaikan mencakup pengertian OA, gejala, faktor penyebab, upaya pencegahan, serta manajemen nonfarmakologis. Selain itu, peserta juga diberikan demonstrasi dan praktik langsung latihan mandiri berupa Quadriceps Setting Exercise (QSE) dan Straight Leg Raises (SLR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Barangka mengenai OA serta kemampuan melakukan latihan QSE dan SLR secara benar. Latihan ini terbukti aman dan efektif dalam memperkuat otot tungkai, mengurangi pembebanan pada sendi lutut, serta membantu meredakan gejala OA. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menjaga kesehatan sendi secara berkelanjutan.
The Integration of Education and Public Health in Enhancing Adolescents’ Awareness of Tuberculosis La Ode Asrianto; Teti Susliyanti Hasiu; Sarifudin Andi Latif; Budi Prasetyo
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v4i1.8276

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major global public health problem, particularly in developing countries, including Indonesia. Adolescents are a vulnerable group that often lacks adequate awareness and understanding of TB prevention. Therefore, integrating education and public health approaches is considered a strategic effort to improve adolescents’ awareness. This study aims to examine the effectiveness of integrating education and public health in enhancing adolescents’ awareness of tuberculosis. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design. Data were collected through questionnaires administered as pre-test and post-test to both experimental and control groups. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential tests, including paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed a significant increase in adolescents’ awareness in the experimental group, with the mean score rising from 62.45 to 81.30, while the control group showed only a slight increase. Statistical analysis indicated a significant difference between the two groups (p < 0.05). The findings suggest that the integration of education and public health is effective in improving adolescents’ knowledge, attitudes, and preventive behaviors toward TB. In conclusion, this integrated approach can be used as an effective strategy for TB prevention among adolescents.