Osteoartritis (OA) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang bersifat kronis dan melumpuhkan, dengan prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, yaitu mencapai 11,9%. Tingginya angka kejadian ini diperparah oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai OA, sehingga berdampak pada rendahnya kepatuhan terhadap upaya penatalaksanaan, khususnya terapi nonfarmakologis seperti latihan fisik. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES IST Buton melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan OA secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Barangka pada tanggal 26 November 2025 dengan sasaran sebanyak 20 orang masyarakat berusia di atas 30 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, demonstrasi, penggunaan media leaflet dan PowerPoint, serta evaluasi melalui post-test untuk menilai efektivitas kegiatan. Materi yang disampaikan mencakup pengertian OA, gejala, faktor penyebab, upaya pencegahan, serta manajemen nonfarmakologis. Selain itu, peserta juga diberikan demonstrasi dan praktik langsung latihan mandiri berupa Quadriceps Setting Exercise (QSE) dan Straight Leg Raises (SLR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Barangka mengenai OA serta kemampuan melakukan latihan QSE dan SLR secara benar. Latihan ini terbukti aman dan efektif dalam memperkuat otot tungkai, mengurangi pembebanan pada sendi lutut, serta membantu meredakan gejala OA. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menjaga kesehatan sendi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025