Penelitian ini menganalisis interpretasi pendidikan gender dalam novel “Perempuan di Titik Nol” karya Nawal El Saadawi serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Novel ini dipilih karena merepresentasikan perjuangan perempuan melawan patriarki, kekerasan, dan ketidakadilan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memuat nilai-nilai pendidikan gender berupa kesadaran terhadap ketimpangan sosial, pentingnya otonomi perempuan, serta upaya pembebasan dari sistem patriarki. Implikasi dalam pembelajaran sastra meliputi penguatan perspektif kritis terhadap isu gender, peningkatan apresiasi terhadap karya sastra yang merefleksikan realitas sosial, serta pengembangan sikap empatik dan adil terhadap perbedaan gender. Oleh karena itu, novel ini layak direkomendasikan sebagai bahan ajar alternatif untuk memperkuat nilai kesetaraan dan keadilan gender dalam pembelajaran sastra.
Copyrights © 2026