Kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan manufaktur yang beroperasi di lingkungan kerja dengan tuntutan produktivitas tinggi. Tekanan target produksi, dinamika kerja, serta kondisi psikologis karyawan menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang tepat agar kinerja tetap stabil. Studi ini bertujuan menganalisis peran keterlibatan karyawan, stres kerja, dan motivasi kerja dalam membentuk kinerja karyawan PT Batam Xingrui Teknologi. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif diterapkan untuk menguji hubungan antarvariabel. Data diperoleh dari 168 karyawan sebagai responden melalui kuesioner terstruktur. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil uji t memperlihatkan bahwa keterlibatan karyawan (Sig. 0,000) dan motivasi kerja (Sig. 0,000) berperan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan stres kerja tidak berperan secara parsial (Sig. 0,235). Hasil uji F menghasilkan nilai signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa keterlibatan karyawan, stres kerja, dan motivasi kerja secara simultan berkaitan signifikan dengan kinerja karyawan. Kesimpulan menegaskan bahwa penguatan keterlibatan dan motivasi kerja menjadi strategi utama dalam menjaga kinerja karyawan di lingkungan manufaktur.
Copyrights © 2026