Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025

Analisis Kesenjangan Implementasi: Evaluasi CIPP terhadap Relevansi, Kesiapan, Pelaksanaan, dan Capaian Kebijakan PAI di MTs QITA Malang

Najmi Nahdin Afkari (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Ainun Jariyah (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Ratih Ovista Kusuma (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Nur Ali (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2025

Abstract

Abstract: This study presents an in-depth qualitative evaluation, designed to reveal the effectiveness of the implementation of Islamic Education policies in MTs QITA Malang, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) model as the main theoretical lens to map achievements comprehensively. The purpose of this research is none other than to provide a robust analysis of how these policies operate on the ground and the extent to which the substantive goals of religious education are being achieved. Within a methodological framework, crucial data are obtained through triangulation of sources: in-depth interviews with Principals, Deputy Heads of Curriculum, and subject teachers, reinforced by systematic observation and analysis of internal and curricular policy documents, ensuring the richness and validity of the data. Furthermore, the collected data is rigorously processed using Miles and Huberman's interactive model, a step that allows for continuous reduction, presentation, and verification of findings. The results of the evaluation are divided into four essential dimensions. First, in the Context dimension, policies are seen as having high relevance and in line with the national vision, especially the spirit of the Independent Curriculum, but there are latent challenges in the form of external factors, namely low parental awareness in the continuity of character development. Second, on the Input dimension, it was found that the quality of Human Resources (teachers) and curriculum design has been adequate, despite the significant deficit in technological infrastructure, which demands optimization to support modern methods. Third, the Process dimension reveals implementation practices that use active student-centered methods—such as Problem-Based Learning and P5 projects—but these processes are significantly hampered by limited time allocation and a lack of equitable technology support across learning activities. Finally, on the Product dimension, the policy convincingly produces positive outcomes, especially in the improvement of students' character and their religious practices; however, cognitive achievement shows variations that need to be observed between elements of PAI material. The overall evaluation affirms the positive transformative impact of policies, while explicitly identifying critical areas— such as technology strengthening and parent engagement strategies—that should be the focus of future strategic improvements. Keywords: CIPP model; policy evaluation; Islamic education; kurikulum merdeka; madrasah Abstrak: Penelitian ini mempresentasikan sebuah evaluasi kualitatif yang mendalam, dirancang untuk menyingkap efektivitas implementasi kebijakan Pendidikan Islam di MTs QITA Malang, menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) sebagai lensa teoretis utama untuk memetakan capaian secara komprehensif. Tujuan penelitian ini tidak lain adalah menyediakan analisis yang kuat mengenai bagaimana kebijakan ini beroperasi di lapangan dan sejauh mana tujuan substantif pendidikan keagamaan tercapai. Dalam kerangka metodologis, data krusial diperoleh melalui triangulasi sumber: wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Kurikulum, dan guru mata pelajaran, yang diperkuat oleh observasi sistematis dan analisis dokumen kebijakan internal dan kurikuler, memastikan kekayaan dan validitas data. Selanjutnya, data yang terkumpul diproses secara ketat menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, suatu langkah yang memungkinkan reduksi, penyajian, dan verifikasi temuan dilakukan secara berkelanjutan. Hasil evaluasi terbagi dalam empat dimensi esensial. Pertama, dalam dimensi Konteks, kebijakan dipandang memiliki relevansi tinggi dan selaras dengan visi nasional, khususnya semangat Kurikulum Merdeka, akan tetapi terdapat tantangan laten berupa faktor eksternal, yaitu rendahnya kesadaran orang tua dalam kesinambungan pembinaan karakter. Kedua, pada dimensi Input, ditemukan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (guru) dan desain kurikulum telah memadai, meskipun terjadi defisit yang signifikan pada infrastruktur teknologi, yang menuntut pengoptimalan untuk mendukung metode modern. Ketiga, dimensi Proses mengungkap praktik implementasi yang menggunakan metode aktif berpusat pada siswa— seperti Problem-Based Learning dan proyek P5—namun proses tersebut secara nyata terhambat oleh keterbatasan alokasi waktu dan kurangnya dukungan teknologi yang merata di seluruh kegiatan belajar. Terakhir, pada dimensi Produk, kebijakan secara meyakinkan menghasilkan luaran yang positif, terutama dalam peningkatan karakter siswa dan praktik keagamaan mereka; namun, pencapaian kognitif menunjukkan variasi yang perlu dicermati antar elemen materi PAI. Keseluruhan evaluasi tersebut menegaskan dampak transformatif positif kebijakan, sembari secara eksplisit mengidentifikasi area-area kritis—seperti penguatan teknologi dan strategi pelibatan orang tua—yang harus menjadi fokus perbaikan strategis di masa mendatang. Kata Kunci: Model CIPP; Evaluasi Kebijakan; Pendidikan Islam, Kurikulum merdeka; Madrasah

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jamp

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Education

Description

JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within ...