Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah model pembelajaran Think Talk Write memberikan pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimental) berdasarkan desain nonequivalent control group. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tajur 1 dengan jumlah populasi 70 orang yang terdiri dari kelas VA, VB dan VC, sedangkan sempel yang diambil adalah kelas VB sebanyak 23 siswa dan kelas VC sebanyak 23 siswa. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terjadinya peningkatan dari nilai siswa pada pelaksanaan pos-test yakni ada 4 orang siswa kelas eksperimen mendapatkan nilai pada kategori sangat tinggi direntang 81-100, dan 11 siswa di kelas kontrol memperoleh nilai dalam kategori tinggi 70-80. Diperkuat oleh hasil hipotesis, hasil hipotesis yang diperoleh adalah sig. 0,000 < 0,05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan nilai yang diperoleh kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang berarti model pembelajaran think talk write yang diterapkan pada kelas eksperimen berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerpen siswa.
Copyrights © 2026