Media sosial menjadi ruang utama dalam mengekspresikan opini publik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan konversi kompor gas ke kompor induksi di Indonesia yang menimbulkan pro dan kontra. Meskipun analisis sentimen telah banyak digunakan untuk mengevaluasi persepsi publik terhadap proyek, belum terdapat kajian yang secara sistematis memetakan metode yang paling relevan untuk konteks kebijakan publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pendekatan analisis sentimen dalam studi proyek sebagai dasar metodologis untuk penelitian lanjutan mengenai opini publik terhadap kebijakan kompor induksi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metodologi PRISMA terhadap 15 artikel terindeks Scopus periode 2016–2022. Analisis difokuskan pada pemetaan pendekatan metodologis dan pola penggunaannya. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan berbasis leksikon dan machine learning, khususnya Support Vector Machine (SVM), merupakan metode yang paling dominan digunakan. Selain itu, Latent Dirichlet Allocation (LDA) sering dimanfaatkan sebagai metode pendukung untuk mengidentifikasi topik atau isu utama dalam data opini publik. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi klasifikasi sentimen dan pemodelan topik menjadi pola metodologis yang paling umum dalam literatur. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan pemetaan metodologis yang dapat menjadi rujukan bagi penelitian empiris mengenai analisis sentimen kebijakan kompor induksi di Indonesia.
Copyrights © 2026