Sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan mobil dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan proses memiliki waktu kerja yang tidak seimbang waktu proses, inilah yang menjadi permasalahan bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu optimal untuk menghasilkan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi keseimbangan lintasan produksi aktual. Metode untuk menyeimbangkan beberapa elemen kerja dari satu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit mobil sebesar 110,34 detik, hasil efisiensi lini sebesar 64% yang berarti meningkat dari kondisi awal sebesar 67%, balance delay menjadi 36% yang sebelumnya 33%, dan smoothest index sebesar 200,93 detik yang sebelumnya 226,09 detik. Perbaikan ini mendapatkan peningkatan kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 522 unit per hari menjadi 605 unit per hari.
Copyrights © 2026