Pending klaim pada pasien rawat inap masih banyak terjadi di RSUD dr. Soeratno Gemolong, yang mengakibatkan kendala pada kelancaran operasional rumah sakit. Hal ini disebabkan oleh beban kerja yang tinggi, job description yang tidak jelas, dan kurangnya evaluasi serta monitoring. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas fungsi manajemen dalam penanganan klaim pending BPJS Kesehatan pasien rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, melibatkan 6 informan yang terlibat langsung dalam proses pengajuan klaim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas fungsi manajemen penanganan klaim pending masih kurang efektif. Pada fungsi perencanaan, indikator sumber daya manusia mencapai 79,2% dan sarana prasarana 66,6%. Fungsi pengorganisasian menunjukkan hasil 83,3% untuk job description dan 79,2% untuk SOP. Fungsi pelaksanaan tergolong cukup efektif dengan motivasi pimpinan 79,2% dan kebijakan 91,7%. Sementara itu, fungsi pengawasan menunjukkan efektivitas yang kurang dengan evaluasi 83,3% dan monitoring 70,8%. Perlu adanya perbaikan fungsi manajemen untuk meningkatkan efektivitas penanganan klaim BPJS Kesehatan, melakukan evaluasi, menambah komputer dan scanner, serta pembaruan SOP dan kebijakan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Copyrights © 2026