Rendahnya kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII disebabkan oleh keterbatasan metode dan media pembelajaran yang kurang menstimulasi imajinasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website Layar Imajinasi berbasis metode Picture to Picture sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi. Penelitian menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) 4-D (define, design, develop, disseminate). Subjek penelitian berjumlah 96 siswa kelas VII MTsN Kota Madiun yang ditentukan secara purposif. Instrumen mencakup lembar validasi ahli, rubrik penilaian keterampilan menulis (Cohen's Kappa=0,82), dan angket respons siswa (Cronbach's Alpha=0,87). Analisis data dilakukan secara deskriptif-kuantitatif dan uji-t berpasangan (α=0,05). Validasi ahli menghasilkan rerata skor 4,75 dari skala 5 (95%), dengan kategori sangat layak. Keterampilan menulis siswa meningkat signifikan: kelengkapan struktur cerita (42%→87%), kreativitas pengembangan tokoh dan latar (31%→78%), dan orisinalitas ide (28%→82%). Sebanyak 91% siswa merasa terbantu menemukan ide cerita dan 89% lebih termotivasi menulis. Media website Layar Imajinasi terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi. Integrasi prinsip dual coding dan scaffolding berbasis ZPD memperkuat landasan teoretis penelitian ini. Penelitian lanjut disarankan menggunakan desain kontrol dan memperluas konteks subjek.
Copyrights © 2026