Pemahaman bilangan dasar pada anak PAUD dan siswa kelas awal SD merupakan fondasi penting bagi perkembangan kemampuan matematika selanjutnya. Namun, pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh hafalan tanpa penguatan relasi numerik. Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan Lingkaran Sepuluh Titik sebagai model visual-struktural untuk membantu anak mengenali pasangan bilangan pembentuk sepuluh dan strategi berhitung sederhana. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan media visual, implementasi pembelajaran pada dua kelompok siswa, serta evaluasi melalui analisis respons dan proses berpikir. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 33 anak pada jenjang PAUD (Kelas A) dan 28 siswa sekolah dasar (Kelas B) di dua lokasi mitra. Hasil menunjukkan adanya pergeseran dari hafalan menuju pemahaman relasi bilangan, peningkatan kecepatan berhitung mental, serta keberanian anak tampil di depan kelas. Disimpulkan bahwa pendekatan visual-struktural ini efektif sebagai alternatif penguatan konsep bilangan dasar pada anak usia dini dan kelas awal SD, serta berpotensi dikembangkan lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar
Copyrights © 2026