Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model komunikasi partisipatif dalam rapat orang tua siswa sebagai instrumen kunci peningkatan kualitas pendidikan. Isu pokok yang diangkat adalah fenomena rendahnya partisipasi bermakna dari orang tua yang sering kali disebabkan oleh pola komunikasi satu arah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi partisipatif yang mengintegrasikan saluran vertical, horizontal, dan diagonal mampu mengubah paradigma orang tua dari sekedar “pendengar” menjadi “mitra strategis”. Strategi komunikasi yang inklusif, transparan, dan persuasive terbukti efektif dalam menyatukan antara sekolah dan keluarga siswa, yang pada gilirannya berdampak positif pada kualitas lulusan serta perkembangan holistic peserta didik.
Copyrights © 2026