Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Melayu Jambi di Desa Jambi Kecil Sebagai bagian penting dari identitas budaya, Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), wawancara semi-terstruktur, serta perekaman tuturan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem sapaan kekerabatan di Desa Jambi Kecil sangat terstruktur berdasarkan generasi, mulai dari generasi vertikal atas (+3, +2, +1), generasi horizontal (0), hingga generasi vertikal bawah (-1). Ditemukan keberagaman bentuk sapaan yang spesifik, seperti Puyang pada generasi +3 hingga Kambok pada generasi horizontal. Keragaman ini menunjukkan bahwa pemilihan kata sapaan tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi juga dipengaruhi oleh urutan usia, kedudukan sosial, dan kedekatan emosional. Meskipun sistem ini masih terjaga secara fungsional, terdapat kecenderungan pergeseran penggunaan akibat pengaruh bahasa Indonesia dan gaya hidup modern, sehingga diperlukan upaya pelestarian agar kekayaan linguistik ini tidak tergerus zaman.
Copyrights © 2026